31 Kali

    SAMARINDA. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda sedang melakukan Peninjauan Kembali (PK) terkait dengan Peraturan Daerah (perda) Nomor 2 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Samarinda Tahun 2014 - 2034.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Samarinda Sugeng Chairrudin dalam memimpin rapat tersebut mengatakan masalah (PK) Perda RTRW ini mendapat perhatian khusus dari Walikota Samarinda, Syaharie Jaang.

    Sugeng mengatakan, RTRW yang ada saat ini sebenarnya sudah baik. Hanya saja banyak temuan di lapangan yang menunjukkan ketidaksesuaian, sehingga demi kesempurnaan RTRW perlu dilakukan peninjauan kembali.

    "Lurah dan Camat saya minta untuk terbuka, jika memang misalnya ada Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayahnya sudah berdiri bangunan-bangunan, agar disampaikan dan tidak perlu ditutup-tutupi," kata Sugeng.

    Hal ini menurutnya perlu dilakukan demi kesempurnaan Perda RTRW itu sendiri.

    Kasi Pengaturan dan Pembinaan Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Wahyuni Nadjar mengatakan berdasarkan Perda tersebut pihaknya menemukan banyak ketidak sesuaian di lapangan, kamis (20/12) pagi.

    "Ketidaksesuaian itu meliputi pembangunan pemukiman yang berada dibelantaran sungai, kami tidak mempungkiri bahwa dahulu masyarakat Kota Samarinda hidup karena Sungai maka dari itu perlu kita telaah kembali apakah bangunan tersebut ada sebelum atau sesudah perda itu di buat," ungkapnya. (kmf7)

Penulis: Akbar

Kampung KB di Samarinda Lebihi Target Nasional, Jaang Resmikan yang ke 33 di Samarinda Seberang

Berita Sebelumnya

Jaang Pimpin Rapat Jelang Natal dan Tahun Baru

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar