2616 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Setelah sempat absen karena tingginya kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pada bulan puasa Ramadan kali, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali menggelar Pasar Ramadan di Halaman GOR Segiri. Kegiatan bertajuk Samarinda Wisata Belanja Ramadan 1443 Hijriyah dengan tampilan yang lebih beda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Samarinda Wisata Belanja Ramadan tahun ini terdiri atas 120 lapak dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Fasilitas tenda lebih nyaman, pengaturan lapak lebih baik, partisipan dipilih lebih selektif, pembayaran pun secara non tunai menggunakan e-money maupun QRIS, dan sistem keamanan pengunjung lebih diutamakan,” ucap Andi Harun dalam sambutannya ketika membuka secara resmi Samarinda Wisata Belanja Ramadan 1443 Hijriyah di GOR Segiri, Selasa (5/4/2022) sore.

Andi Harun juga mengatakan saat ini kurva pasien penderita Covid-19 telah menunjukkan tren penurunan. Bahkan beberapa kecamatan sudah menjadi zona hijau. Pemkot lanjut dia, telah melakukan berbagai peraturan yang tujuan akhirnya adalah pelonggaran ekonomi. Termasuk di antaranya menggelar event-event tahunan yang telah berlangsung sukses. Di antaranya Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kota, Samarinda Street Food Festival, dan Samarinda Festival, yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.


“Sebelum saya membuka resmi Samarinda Wisata Belanja Ramadan ini, terlebih dahulu saya melakukan crosscheck langsung untuk memastikan penerapan prokes, pembayaran transaksi, hingga saya juga menangkap aktivitas masyarakat dipungut parkir Rp5.000. Tidak pernah Pemkot membuat kebijakan-kebijakan untuk berpihak kepada jukir-jukir liar yang meresahkan masyarakat,” beber Andi Harun.

Sehingga ia meminta Disporapar sebagai pemrakarsa Samarinda Wisata Belanja Ramadan dan panitia untuk menunjuk jukir yang pasti. “Saya juga menangkap beberapa jukir dan saya tanya SK-nya dari mana. Namun tidak bisa menjawab. Alhamdulillah, sekarang sudah dibenahi dan tidak ada lagi parkir di trotoar depan GOR Segiri. Saya apresiasi kepada Disporapar, panitia, Event Organizer dan stakeholder yang telah memberikan respons dan reaksi cepat,” beber Andi Harun.

Orang nomor satu di Kota Samarinda ini mengatakan saat ini di satu sisi terus melakukan berbagai upaya di bidang kesehatan untuk penanganan Covid-19, namun di sisi lain, pemulihan ekonomi di saat maupun pasca pandemi Covid-19 juga tidak kalah penting.

“Salah satu penggerak ekonomi di bulan suci Ramadan ini adalah dengan membuka Pasar Ramadan. Ini dipastikan seperti tahun-tahun sebelumnya, Pasar Ramadan selalu menjadi penggerak ekonomi. Jumlah dan jenis transaksi pun bervariasi, bahkan kita pernah mencapai angka Rp16 miliar dalam sepekan. Saya optimis, walaupun di tengah pandemi Covid-19, dalam dua hari ini sangat mengesankan bahwa ekonomi di Kota Samarinda berjalan, tapi tidak menutup ketinggian dan kepatuhan kita terhadap prokes. Itu yang kita harapkan berjalan seiring,” imbuhnya.


Andi Harun juga membeberkan, berdasarkan estimasi transaksi di Pasar Ramadan kali ini berkisar antara Rp1 miliar hingga Rp1,5 miliar, dengan berbagai jenis kegiatan yang saling berinteraksi di dalamnya baik dari segi kuliner, fashion, maupun entertainment. Begitu pula kerja sama sponsorship.

Kemudian lanjutnya, para pengunjung yang datang ke Pasar Ramadan masih konsisten menerapkan protokol kesehatan. “Saya bersyukur, hari ini sudah mulai terurai penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Walaupun belum 100 persen, tapi sudah ada kesadaran yang cukup tinggi,” imbuhnya.

Samarinda Wisata Belanja Ramadan 1443 Hijriyah ini akan berlangsung hingga 28 April  2022. Pada saat pembukaan tersebut, dihadiri pula Wakil Wali Kota (Wawali) Dr H Rusmadi, anggota Forkopimda, Plh Sekda Dr H Ali Fitri Noor, Asisten I Dr H Ridwan Tasa, Asisten II Dr H Sugeng Chairuddin, Kepala Disporapar Hj Nurul Mu’minayati dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta camat se-Kota Samarinda. (DON/HER/KMF-SMD)

Sambut IKN, Kota Samarinda Matangkan SDM

Berita Sebelumnya

Evaluasi Akuntabilitas Kinerja, Pemkot Samarinda Pertahankan Predikat B

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar