100 Kali

SAMARINDA. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan masker menjadi salah satu senjata utama melawan penyebaran virus Covid-19. Hal itu disampaikannya pada saat Rapat Koordinasi dan Pengarahaan Mendagri terkait Target APBD Tahun 2020 dan Sosialisasi 4 Protokol Kesehatan Untuk Perubahan Perilaku Baru Masa Pandemi via video conference, serta dihadiri oleh seluruh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota dan Kabupaten se-Indonesia, Senin (10/08/2020).

 

Pemkot Samarinda sendiri pada rakor ini diikuti Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Kepala Bappeda Ananta Fathurazzi, Sekretaris BPBD Hendra AH dan Ketua TP PKK Samarinda Puji Setyowati Jaang.

 

Menurutnya dengan memakai masker dapat mengurangi angka penularan sebesar 70%. Sebab saat ini vaksin untuk penyakit ini belum selesai diuji klinis, sehingga belum bisa diberikan kepada masyarakat.

 

“Maka senjata utama untuk melawan virus Covid-19 adalah masker, sabun, hand sanitizer dan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Tito.

 

Karena itu kata Tito, memakai masker harus menjadi budaya dan kebiasaan selama pandemi.

 

“Saat ini kita telah melakukan Gerakan Sejuta Masker, sesuai Instruksi Presiden anggaran kita belanjakan masker dan kita bagikan kepada masyarakat yang tidak mampu. Selanjutnya kita membutuhkan Tim Penggerak PKK untuk membantu memberikan masker ke desa-desa,” katanya.

 

Selanjutnya Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar memaparkan Standard Desa Aman Covid-19, yang pertama Kampanye Adaptasi kebiasaan Baru Desa yakni penataan berbagai tempat pelayanan publik dan kegiatan masyarakat memperlakukan protokol kesehatan, memasang bahan sosialisasi di tempat terbuka dan mudah diakses masyarakat.

 

Kemudian yang kedua adalah menerapkan secara ketat adaptasi kebiasaan baru yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, jaga jarak. Ketiga lanjutnya adalah melaksanakan Gerakan Desa Aman Covid-19 diawali dengan “Aksi Setengah Milyar Masker Desa” dengan produksi masker, baik melalui penggunaan dana desa, distribusi dan sosialisasi pengunaan masker dari rumah ke rumah oleh PKK.

 

“Apabila ini semua cepat dilakukan, Insya Allah masalah penyebaran virus Covid-19 bisa kita berkurang” pungkas Abdul. (bar/don/kmf-smd)

Pemkot Bantu KUB Berkah Bersama 4 Unit Mesin Dong Feng

Berita Sebelumnya

Pembelajaran Online di Samarinda Ternyata Masih Terkendala Blank Spot

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar