70 Kali

BATAM. Sebelum Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Samarinda diresmikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Syafruddin dalam waktu dekat ini, Walikota Samarinda Syaharie Jaang melakukan studi tiru ke MPP Batam untuk lebih memantapkan MPP Samarinda sehingga benar-benar kehadiran untuk kemudahan dan kenyaman warga.

“Bukan untuk gengsi-gengsian, tapi kita ingin MPP Samarinda yang satu-satunya di Kalimantan ini bisa benar-benar memberikan kemudahan dengan aneka perizinan dan urusan, baik dari OPD maupun lembaga vertikal bahkan dunia usaha,” ucap Jaang di sela-sela kunjungan kerjanya pekan tadi.

Oleh karena itu, dalam kunjungan tersebut bukan hanya dari lintas OPD Pemkot Samarinda saja, ada Bankkaltimtara, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Samarinda, BPJS Kesehatan, BPJS Tenaga Kerja, hingga PDAM.

Jaang menyebutkan persiapan untuk launching sudah matang, bahkan Deputi Pelayanan Publik KemenPANRB Diah Natalisa sudah mengunjungi dan memberikan arahan sebelum akhirnya dalam waktu dekat diresmikan MenPANRB yang masih mensinkronkan jadwal kedinasannya.

Jaang yang didampingi Sekda Kota Samarinda Sugeng Chairuddin dan jajarannya begitu antusias melihat MPP Batam yang begitu besar, luas layaknya mal.

“Cuman yang membedakan disini, lembaga atau OPD bahkan dunia usaha yang memberikan layanan perizinan atau non perizinan dikenai biaya sewa. Kalau kita di Samarinda digratiskan. Yang penting warga bisa mendapatkan pelayanan perizinan dan non perizinan satu atap di MPP Samarinda,” katanya.

Karena Jaang berharap dengan adanya layanan publik yang mudah dan nyaman bagi masyarakat, tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan iklim investasi di kota Tepian.

“Kita adopsi dan inovasi apa yang ada disini, bukan meniru mentah-mentah. Juga melihat dengan kondisi di MPP kita. Yang jelas, kita juga bakal menyiapkan MPP di gedung yang lebih besar dan refresentantif serta ditunjang tempat parkirnya di gedung eks Dinas Koperasi Jl Pahlawan yang saat ini fisiknya sudah 90 persen. Sambil menunggu ini, yang di Jl Basuki Rahmat tetap berjalan dan segera diresmikan bapak MenPANRB,” ungkap Jaang.

MPP Samarinda sendiri ada sebanyak 148 jenis layanan, mulai dari layanan OPD Samarinda, Kementerian/lembaga, BUMN/BUMD hingga swasta siap memberikan layanan kepada masyarakat Samarinda.Yang beda di MPP Samarinda dengan MPP yang lainnya, di Samarinda ada layanan ekspedisi JNE Expres. Di sini juga disiapkan ruang khusus akad nikah sebagai bagian pelayanan dari KUA Kementerian Agama. 

Sedangkan pelayanaan di MPP Batam mengintegrasikan 430 perizinan yang terdiri dari 30 instansi. Gedung besar yang ditempati saat ini masih sewa, sehingga instansi atau lembaga yang membuka layanan di MPP Batam tidak digratiskan tempatnya.(kmf2)

17 Pejabat Eselon II Dirotasi

Berita Sebelumnya

Penting, Terus Memotivasi Anak Usia Dini

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar