139 Kali

    SAMARINDA. Bersama para kepala daerah di 10 kabupaten/kota se Kalimantan Timur, Walikota Samarinda Syaharie Jaang menerima dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2019, di Lamin Etam Gubernur Kaltim, Selasa (18/12).

    Penyerahan DIPA serta Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada seluruh Walikota/Bupati tersebut dilakukan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor. Selain DIPA dan TKDD, ada juga penandatanganan berita acara serah terima personalia, sarana prasarana dan dokumentasi (P3D).

    DIPA ini merupakan dokumen pelaksanaan anggaran yang disusun oleh Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran. DIPA disusun berdasarkan Keputusan Presiden mengenai rincian anggaran belanja pemerintah pusat. DIPA berfungsi sebagai dasar pelaksanaan anggaran setelah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan.

    Penyusunan DIPA oleh pemerintah daerah dimaksudkan agar dana yang bersumber dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tersebut, sesuai kebutuhan daerah untuk pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    DIPA yang diserahkan Gubernur Kaltim ini adalah tindaklanjut penyerahan DIPA oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa waktu lalu. Sehingga diharapkan, DIPA yang disusun Pemerintah Daerah sesuai pagu yang dianggarkan dalam APBN.

    ”Alhamdulillah, dokumen DIPA sudah kita terima dari Gubernur Kaltim. DIPA dan TKDD ini sangat penting dalam rangka menunjang kebutuhan dana pemerintah daerah, baik untuk pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat serta peningkatan kinerja aparatur pemerintah,” tutur Jaang.

    Isran mengatakan, dimana saat penerimaan DIPA di Istana Negara Presiden RI mengingatkan agar anggaran yang ditransfer maupun dana desa tidak disalahgunakan. (kmf13)

Penulis: Ferdi

Aplikasi Lamin Etam, Warga Samarinda Dimudahkan Pantau Harga

Berita Sebelumnya

Prihatin, Jaang Langsung ke Lokasi Kebakaran

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar