185 Kali

SAMARINDA. Menanggapi Ujian Nasional sampai ujian kenaikan kelas tahun 2020 di masa Covid-19 seperti sekarang ini, Walikota Samarinda Syaharie Jaang menekankan intinya belajar itu bisa dilaksanakan dari mana saja dan tidak ada batasannya. Hal tersebut disampaikannya saat video teleconference (vicon) dengan Asisten I Tejo Sutarnoto, Kepala Dinas Pendidikan Asli Noryadin, Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti, beserta stake holder terkait lainnya, Senin (13/4) di Rumah Jabatan Walikota Samarinda yang bertemakan "Penyelenggaraan Proses Belajar Mengajar Pada Masa Covid-19".

 

“Memang proses belajar mengajar dari rumah diganti dengan tugas tentang mata pelajaran dan materi pencegahan, penanggulangan, Covid-19 diharapkan menjadi pendidikan yang lebih bermakna,” ucap Jaang.

 

Menurutnya, instruksi pusat mengenai ujian nasional sampai kenaikan kelas ditiadakan dan nilai kelulusan dapat diambil dari nilai rapor, tes daring, tugas UTS, serta lainnya.

 

“Untuk hal itu Dinas Pendidikan Kota Samarinda perlu merumuskannya agar memudahkan Kepala Sekolah dan lembaga pendidikan non formal beserta jajarannya untuk mengaplikasikan,” tutur Jaang.  

 

Dikatakan Walikota dua periode tersebut, mendengarkan bagaimana perkembangan ujian atau pembelajaran seperti daring online dan sebagainya disaat Covid-19 ini sangat luar biasa menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita.

 

“Kegiatan belajar dari rumah ini dasarnya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 supaya siswa tetap menjaga kesehatannya. Semua pembelajaran ini adalah hikmah dari mewabahnya virus corona yang harus kita ambil,” pungkasnya. (KMF5)

 

Penulis: Afdani —Editor: Doni

Beberapa Masjid Masih Laksanakan Shalat Jumat, Terapkan SOP

Berita Sebelumnya

Terus Lawan Covid-19, Kali Ini Barkati Penyemprotan Desinfektan Di Rapak Dalam

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar