129 Kali

SAMARINDA. Berdasarkan laporan dari tim dan juga personal terkait keaktifan, Walikota Samarinda Syaharie Jaang mengakui kecewa dan segera melakukan 'bersih-bersih' pegawai indisipliner tersebut.

"Saya akan melakukan evaluasi menyeluruh kepada pegawai di lingkungan Pemkot, apakah pejabat, non pejabat, PNS atau PTTB/PTTH. Tidak aktif, akan diberhentikan atau diturunkan jabatannya," tegas Jaang seusai menghadiri Apel HUT Propinsi Kaltim.

Menurutnya, pegawai yang tidak turun, jarang turun atau cuma setor jempol terus hilang karena ada bisnis luar, akan menjadi perhatian serius.

"Langsung tim kita yang turun dibawah inspektorat. Kami tidak lagi berharap laporan dari OPD. Kalau tidak ketahuan di OPD adem-adem aja," imbuhnya.

Jaang mengatakan banyak laporan ke dirinya, pegawai cuma setor jempol terus hilang.

"Ini yang menimbulkan kecemburuan. Tunjangan, gaji yang diterima sama dengan mereka yang rajin bekerja. Bahkan lebih, soalnya gaji dan tunjangan langsung masuk rekening. Ini yang membuat kecemburuan dan berpengaruh dengan kinerja pemkot, baik pelayanan maupun pembangunan," ungkapnya.

Ditegaskan Jaang akan menurunkan turunkan jabatan bahkan memberhentikan tanpa pandang bulu, apakah anak pejabat ataupun yang kadang merasa dekat dengan walikota atau orang tuanya dekat dengan walikota.

"Kasihan masyarakat yang mau bekerja di Pemkot, tapi belum ada kesempatan, tetapi yang sudah ada malah tidak disiplin dan tidak aktif. Ini ada yang seminggu dua minggu berbulan bulan tidak ngantor.(kmf)

Penulis: Tim Kominfo

Ini Torehan Prestasi Samarinda di HUT Kaltim ke 62

Berita Sebelumnya

Raih Enam Panji dan Tokoh Pembangunan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar