121 Kali

JAKARTA. Kota Samarinda kembali mengukir prestasi di kancah nasional. Kali ini pada ajang Indonesia Inovation Award (IIA) 2019 mampu meraih dua kategori, yang diraih Pemerintah Kota Samarinda sebagai Inovation On Satu Data 2019 dan Walikota Samarinda Syaharie Jaang meraih kategori Best Walikota IIA 2019.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Syarif Fasha kepada Walikota Samarinda yang dalam kesempatan itu diwakilkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin di Jakarta, pekan tadi.

Indonesia Innovation Award merupakan sebuah apresiasi bagi sektoral, CEO, Pemerintah Daerah dan Pemimpin Daerah yang secara aktif melakukan terobosan nyata dalam hal inovasi. Penghargaan IIA 2019 diterima Walikota Samarinda dan Pemerintah Kota Samarinda setelah melalui penilaian dari dewan juri.  Para juri tersebut di antaranya Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI, M. Nasir dan Direktur Jendral Inovasi Kementrian riset dan Pendidikan, Jumain Appe.

Pemerintah Kota Samarinda menerima penghargaan ini, karena telah melakukan terobosan melalui inovasi layanan satu data. Dimana Samarinda menjadi pionir dalam layanan satu data yang dapat terintegrasikan dengan pelbagai perangkat daerah daerah. Bahkan sudah dua kali diundang ke Sekretaris Negera untuk mempresentasikan aplikasi satu data Indonesia yang mengintegrasikan data pusat dan daerah.

“Penghargaan ini akan selalu menjadi motivasi bagi kota Samarinda di tahun-tahun akan datang,” ucap Sugeng seusai menerima penghargaan Grand Ballroom The Faimont Hotel.

Sugeng menambahkan penghargaan ini diraih karena tingginya komitmen Pemkot Samarinda dalam pemajuan dan pembangunan Kota Samarinda. “Keberhasilan Pemkot mendapat penghargaan ini tidak terlepas dari upaya terus menerus dalam melakukan inovasi,” tandasnya.

Terpisah, Walikota Samarinda Syaharie Jaang yang ditemui di rumah jabatan walikota merasa bangga apa yang dilakukan pemerintah kota mendapat apresiasi.

“Selalu saya katakan, penghargaan ini bukan yang utama. Tapi bagaimana kita bisa memberikan kenyamanan dan kepuasan kepada warga dalam pelayanan. Apalagi sekarang eranya teknologi canggih, dan warga pun tidak ketinggalan. Di sini kita pemerintah dituntut menyesuaikan kemajuan zaman dalam memberikan pelayanan. Jangan pelayanan tidak berinovasi, itu-itu aja dari bahari,” tegas Jaang.

Makanya, lanjut Jaang jajaran Pemkot Samarinda dituntut terus berinovasi dalam memberikan pelayanan yang tidak ketinggalan zaman, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi itu untuk kenyamanan pelayanan yang murah, efisien dan efektif.

“Begitu pula dengan layanan satu data, yang mana Samarinda mendapat penghargaan. Bahkan untuk layanan satu data, Samarinda menjadi pionirnya,” imbuh Jaang.

Melalui penghargaan ini, ia berharap akan terus menjadi motivasi bagi jajarannya di lingkungan Pemkot Samarinda dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Tidak ada kata berhenti untuk berinovasi untuk pelayanan dan good governance,” pungkas Jaang.(kmf9/2)

Penulis: Hendri/doni

Perkuat Penyebarluasan Informasi

Berita Sebelumnya

Pemkot Bakal Punya Aplikasi Tanggap Darurat

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar