52 Kali

SAMARINDA. Sekretaris Daerah Kota Samarinda Sugeng Chairuddin melaksanakan peninjauan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Samarinda Tahun 2018 yang diselenggarakan di SMKN I dan SMPN 22, Senin (5/11) Jl Pahlawan Samarinda. Tercatat 10 peserta tidak hadir di hari pertama.

Sebanyak 3.197 pelamar CPNS di lingkungan Pemkot Samarinda itu akan merebutkan 319 kuota sebagai PNS baik guru, bidang kesehatan dan lainnya. Rencananya rangkaian tes dilaksanakan sampai Jum’at (9/11) mendatang dengan menggunakan sistim Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). 

“Artinya menjadi seorang PNS masih jadi primadona bagi masyarakat, buktinya dari 319 kuota yang ada, diperebutkan sebanyak 3.197 pelamar CPNS,” ungkap Sugeng didampingi Asisten III Burhanuddin, kepala Inspektorat Muhamad Yamin, Kepala Diknas Akhmad Hidayat, Kepala Satpol PP Ruskan, Kepala BPKD Arliansyah. 

Dikatakan Sugeng, prosesnya pada hari ini umumnya berjalan baik dan lancar sesuai SOP. Peserta datang ke lokasi ujian membawa kartu tanda peserta, KTP yang berlaku serta memakai baju putih dan celana hitam, sepatu pantofel kemudian melakukan registrasi. 

Setelah itu menitipkan barang bawaannya pada petugas panitia dan melakukan pemeriksaan fisik seluruh anggota tubuh oleh petugas. Setelah itu peserta dikumpulkan di ruang tunggu  sambil mendengarkan tata tertib juga pengarahan dari tim psikologi agar peserta tidak gugup sambil menunggu jam masuk ruang ujian di lantai II, SMKN 1 dan SMPN 22 dengan sistim UNBK.   

Dengan sistim seperti ini sebut Sugeng juga tidak ada lagi kecurangan karena semua sudah melalui prosedur yang ditetapkan oleh Pusat. “Jadi setelah ujian di lantai II hasil langsung bisa dilihat di lantai I sehingga tidak ada lagi kecurangan karena hasil sudah berbasis komputerisasi,” bebernya.     

Pada hari pertama tes SKD ini dilaporkan bahwa 10 peserta tidak hadir karena berbagai faktor, antara lain ada yang datangnya terlambat, sehingga tidak bisa masuk ke ruangan sebab panitia sudah menutup registrasi absen kehadiran. (kmf5)

Penulis: Afdani

“Kembalikan Masa Anak Seperti Dulu” Peringati Hari Anak Internasional dengan OCD

Berita Sebelumnya

Pulang Kampung, Tim Budaya Spanyol akan Promosikan Samarinda

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar