52 Kali

SAMARINDA- Wali Kota Samarinda, Andi Harun hadir dalam rapat koordinasi (rakor) membahas pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

 

Rakor sendiri berlangsung, Selasa (02/03) pagi, di Aula Mapolresta Samarinda Jalan Slamet Riyadi. Hadir dalam kesempatan itiu, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman dan Dandim 0901/SMD, Kolonel Inf Ony Kristiyono Goendong.

 

Dalam rapat tadi memutuskan akan dibuat posko PPKM Mikro sebanyak 66 pos yang tersebar pada 10 Kecamatan di Kota Samarinda. Tujuannya sebagai langka menerapkan pencegahan, penanganan, pembinaan juga pendukung dalam menekan angka penyebaran Covid 19 dengan melibatkan semua unsur lapisan masyarakat.

 

PPKM mikro sendiri mengatur pembatasan aktifitas di lingkungan masyarakat. Mulai dari aktifitas tempat kerja, ibadah hingga kegiatan sosial.

 

Wali Kota Samarinda, Andi Harus mengatakan agar pembatasan aktifitas masyarat tadi bisa berjalan efektif maka dibutuhkan peran serta TNI, Polri bersama masyarakat.

 

“TNI-Polri tidak bisa dipisahkan dalam mendukung menekan angka penyebaran Covid 19 di Samarinda. Kuncinya satu, solid baru bisa kolaborasi, sambil saya mempelajari kembali surat edaran Wali Kota sebelumnya, apakah ada yang di tambah atau kita revisi." ujarnya

 

Wali Kota Samarinda ini menambahkan ada beberapa strategis dalam percepatan penanganan covid-19 ini. Diantaranya mendorong perubahan perilaku masyarakat agar terbiasa melaksanakan protokol kesehatan, kemudian menurunkan angka konfirmasi positif harian dengan manajemen perawatan.

 

Terpisah, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman juga mengajak semua pihak bergerak bersama melakukan pelacakan pasien positif mulai tingkat kelurahan.

 

Dia mengatakan data yang akurat bisa membuat penanganan pandemi lebih tepat.

 

“Seperti yang kami lakukan di Polresta, Dimana ada sebanyak 196 personel Kepolisian telah dilakukan rapid test dengan hasil 26 personel reaktif, kemudian kita tingkatkan pada test swab antigen dengan hasil keseluruhan negatif.” ucap Kapolres

 

Ia menambahkan, rapat koordinasi diselenggarakan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya menekan penyebaran covid-19 yang sampai saat ini masih menunjukkan peningkatan yang signifikan.

 

Ia berharap dengan diberlakukannya PPKM mikro setidaknya mempermudah pengawasan kasus covid-19 yang menjangkau hingga ke tingkat RT.Fan/Cha/KMF-SMD

 

Rusmadi Tinjau Persiapan Sekolah Tangguh Covid di Berambai, Minta Gurunya Pertama Divaksin

Berita Sebelumnya

Draf Raperda Penyertaan Modal Bagi Perumda Tirta Kencana Tengah Dimatangkan

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar