79 Kali

SAMARINDA. Walikota Samarinda, Syaharie Jaang bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Kalimantan Timur melakukan exit video meeting berkaitan hasil audit pemeriksaan keuangan Pemkot Samarinda.

 

Rapat secara virtual ini berlangsung di rumah jabatan Walikota Samarinda, Kamis (4/5). Saat mendengarkan arahan dari Ketua BPK Kaltim, Dadek Nandemar, Walikota pagi itu tidak sendiri, turut hadir Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, Asisten II Ali Fitri Noor, Kepala Inspektorat Samarinda Mas Andi Prianto dan Kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayattulah, serta tak ketinggalan para pejabat di lingkungan Pemkot yang menyaksikan secara langsung via aplikasi zoom.

 

Dadek Nandemar dalam arahannya menyampaikan, jika hasil audit laporan keuangan Pemkot Samarinda harusnya sudah selesai sejak 5 April kemarin. Tetapi karena ada perubahan jam kerja akibat pandemi wabah corona, maka kata dia pihaknya baru bisa menyelesaikan ditanggal 29 Mei. Hal ini karena pengerjaan dilakukan dengan menyesuaikan ajuran Pemerintah dengan mengurangi bertemu langsung.

 

Memang sambungnya, ada beberapa catatan temuan yang harus segera diselesaikan oleh Pemerintah demi kesempurnaan laporan keuangan di akhir jabatan Walikota Samarinda.

 

“Di antaranya masalah aset Pemkot yang kini telah beralih ke Provinsi Kaltim, seperti gedung Sekolah Menengah Atas dan Kejuruaan, serta aset yang berada di Bandara Samarinda Baru segera untuk diselesaikan masalah administrasi kepemilikan,” pesan Ketua BPK Kaltim ini.

 

Kendati demikian, pihak BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur sangat mengapresiasi jajaran Pemkot atas komitmen yang ditunjukan untuk selalu memperbaharui sistem keuangan Pemerintah Kota. Untuk itu, ia mengaku pihaknya akan selalu siap memberi arahan dan masukan, sehingga LKPD Pemkot Samarinda kedepannya lebih baik lagi.

 

Walikota Samarinda berterima kasih kepada pihak BPK RI Perwakilan Kaltim yang telah dengan sabar melaksanakan tugas selama satu bulan di Pemkot Samarinda, meski dalam situasi pandemi global saat ini.

 

Ia mengatakan beberapa catatan temuan yang disajikan oleh BPK tadi akan segera dipelajari oleh Pemkot Samarinda dengan membentuk tim kecil. Maksudnya, agar tim tadi segera melakukan aksi perbaikan agar ke depan laporan terinci LKPD Pemerintah Kota akan terus lebih baik.

 

“Apalagi ini tahun terakhir saya menjabat sebagai Walikota Samarinda. Jadi harapan saya laporan LKPD Tahun 2019 harus lebih baik, sehingga bisa menjadi kenangan indah bagi saya,” aku Jaang.

 

Oleh itu, Walikota Samarinda ini segera mengintruksikan kepada Sekda agar tim kecil tadi segera bekerja untuk menindaklanjuti atas catatan yang diberikan. Harapannya lanjut dia, semoga tidak ada yang menyimpang. Untuk itu pentingkan koordinasi terus ditingkatkan bersama BPK agar pembinaan terus dibangun. (KMF5)

 

Penulis: Ahmad Haidir— Editor: Doni

Seusai Rapat, Walikota Samarinda Ajak Pejabatnya Berjemur Pagi

Berita Sebelumnya

Sosialisasi PPDB, Jaang Instruksikan Camat dan Lurah Edukasi Warga

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar