748 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS-Warga jalan Berambai, Kecamatan Samarinda Utara patut berbangga hati. Kini, kawasan ini telah resmi memiliki layanan jaringan internet gratis. Sebelumnya, kawasan Berambai merupakan salah satu wilayah di Samarinda yang masih dirundung masalah blank spot atau tidak tersentuh sinyal jaringan seluler.

Launcing Berambai Free Wifi ini langsung dilakukan Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun, Selasa (15/8/2022) pagi di halaman Masjid Babul An Nur, jalan Inpres Berambai Samarinda.

Bersamaan dengan itu juga dilakukan peluncuran program Social Securty Number (SSN) dan Early Warning System atau yang disebut dengan sistem peringatan dini yang disaksikan langsung oleh para pejabat Eselon dua, tiga serta anggota legislatif kota Samarinda, lurah dan tokoh masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda Dr Aji Syarif Hidayatullah dalam laporannya menyampaikan jika program yang diluncurkan pagi itu merupakan realisasi dari sepuluh program unggulan Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun dan Wawali Dr Rusmadi. 

Untuk mewujudkan pun, jelas Dayat (begitu Aji Syarif disapa,red), pihaknya harus beberapa kali menggelar rapat dengan membangun sinkronisasi dengan berbagai pihak dan perpaduan data.

“Alhamdulillah hari ini akhirnya pak Wali Kota berkenan hadir melaunching  program yang jauh-jauh hari telah kita susun sebagai bentuk realisasi dari program unggulan Pemkot Samarinda,” ungkap Dayat.


Atas terwujudnya program tadi, Ia pun menyampaikan terima kasihnya kepada PT Indonesia Comnets Plus (Icon Plus) yang telah membantu menyediakan jaringan layanan internet gratis bagi warga Berambai serta juga mendukung dalam mewujudkan Early Warning System banjir. Sehingga kata Dayat melalui sistem peringatan tadi pemerintah sudah bisa mengukur ketinggian permukaan air waduk benanga dan sungai Mahakam, serta sensor pengukur tingkat curah hujan di wilayah pampang. Hingga akhirnya tidak ada lagi kabar hoaks yang beredar mengenai pintu bendungan Benanga dibuka apabila terjadi genangan air.

“Tak lupa juga saya mengucapkan terima kepada Bank Kaltimtara, Baznas Kota Samarinda, dan Perumdam Varia Niaga Samarinda yang membantu mewujudkan program kartu SSN. Sedikitnya ada enam ribu kartu siap dicetak sampai akhir tahun 2022 nanti, melalui kartu ini masyarakat miskin yang menerima bantuan sudah kita verifikasi dan validasi,” jelas Dayat.

Kesempatan pagi itu juga dilakukan penandatangan kerjasama antara Pemkot Samarinda dengan Universitas Politeknik Negeri Samarinda dalam mendorong potensi pemasaran produk UKM warga Berambai melalui ekonomi digital.

Wali Kota Dr Andi Harun dalam pidatonya mengapresiakan terhadap terobosan yang telah dilakukan Diskominfo Samarinda ini dalam membangun kolaborasi dengan pihak ketiga mewujudkan program internet gratis, kartu Sosial Security number hingga sistem peringatan dini terhadap ketinggian air sebagai bentuk dalam mendukung Samarinda sebagai kota cerdas.

“Jadi program yang kita launching dan luncurkan hari ini merupakan janji saya kepada warga Berambai terkait jaringan telekomunikasi yang belum tersambung. Sebelumnya saya juga sudah bertanya-tanya, kenapa telekomsel dan jaringan GSM lainnya tidak masuk di kawasan ini, Alasanya karena hitung-hitungan nilai investasi untuk membangun jaringan tidak sebanding dengan jumlah pengguna yang berada di wilayah Berambai,” aku Andi Harun.

Oleh itu, ia bersyukur Icon Plus selaku anak perusahaan dari BUMN bersedia membangun jaringan internet gratis untuk menambah layanan bagi warga agar bisa terhubung dengan dunia luar.


“Jadi untuk fasilitas pendidikan dibuka layanan internet gratis untuk pelajar, yang ingin berlangganan di rumah juga boleh bisa langsung berkomunikasi dengan pihak Icon Plus dengan biaya yang tidak mahal,” tutur Wali Kota. 

Sedangkan terkait program SSN sendiri, ia menyebut kalau sistem ini sebenarnya merupakan layanan sosial bagi warga tidak mampu tanpa harus menggunakan banyak kartu agar hak-hak dasarnya terpenuhi. Sehingga bantuan pangan dan sembako nantinya hanya bisa diterima oleh pemilik kartu ini. Maksudnya supaya tepat sasaran.

Begitu pun dengan Early Warning System, Wali Kota menginginkan sistem ini diharapkan bisa bekerja dalam memberikan peringatan dan kewaspadaan kepada masyarakat saat terjadi air naik pada level tertentu di waduk Benanga maupun Sungai Karang Mumus. Jadi dengan hadirnya sistem  tersebut warga sebenarnya tidak perlu panik karena semua bisa ikut mengontrol dengan tetap waspada apabila terjadi curah hujan yang cukup tinggi.

“Sebenarnya tidak benar jika ada khabar yang mengatakan pintu bendungan Benanga di buka atau jebol, status kita ini cuma waduk jadi kalau air masuk berlebih maka yang terjadi akan tumpah hingga imbas genangan akan melimpah ke kawasan yang rentan banjir,” tuturnya.

Sementara, General Manager Icon Plus Wahyu Toni Hermawan mengaku bangga karena perusahaannya merupakan salah satu provider yang ikut dalam mendukung pemerintah untuk memenuhi kebutuhan internet di kota Samarinda. Salah satunya dengan menyediakan layanan internet gratis di kawasan Berambai.

“Kebetulan langkah ini juga bagian dalam komitmen perusahaan dalam berperan  mendukung transformasi digital menuju Samarinda sebagai smartcity,” pungkasnya. (CHA/KMF-SMD)

Apel Kehormatan dan Renungan Suci Serentak Diselenggarakan, Wali Kota Berharap Generasi Muda Berjiwa Patriotik

Berita Sebelumnya

Wali Kota Samarinda Kukuhkan 40 Paskibraka Kota Samarinda

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar