170 Kali

SAMARINDA. Upaya Pencegahan Covid-19 (Corona) terus dilakukan Pemerintah Kota Samarinda diantaranya penyemprotan, razia, perketat pintu masuk tol hingga mencegah kapal masuk ke Samarinda dari Pare Pare. Walikota Samarinda, Syaharie Jaang menggelar rapat secara online bersama stakeholder, Senin (6/4).

 

Rapat digelar untuk memantau sejumlah perkembangan dan kegiatan pencegahan yang sedang berlangsung di sejumlah pintu masuk Samarinda, mulai dari pelabuhan, bandara, sampai terminal.

 

“Samarinda ini daerahnya luas. Kita adalah daerah terkepung. Terkepung oleh Balikpapan, Tenggarong, Bontang dll. Saya mohon bapak-bapak untuk meningkatkan kewaspadaan,” ungkap Jaang.

 

Rapat tersebut diikuti Polresta Samarinda, Dandim 0901, Kepala Kejaksaan Negeri, Asisten hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

 

“Jangan lupa ingatkan terus kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker dan mencuci tangan,” kata Jaang.

 

Selanjutnya Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Sugeng Charuddin mengungkapkan dalam Surat Edaran Direktur Jendral Perhubungan Laut Nomor 13 Tahun 2020 tanggal 26 Maret 2020 tentang Pembatasan Penumpang Di Kapal Selama Masa Darurat Penanggulangan Bencana Covid-19.

 

‘’Perlu adanya wewenang langsung dari pusat melalui Kementerian Perhubungan untuk menghentikan aktivitas kapal. Kapal tidak akan berjalan apabila tidak ada izin,” kata Sugeng.

 

Direktur Rumah Sakit I.A Moeis, Syarifah Rohimah mengatakan pihaknya juga mengingatkan kepada petugas di lapangan dan kepada masyarakat yang betul-betul di rumah selama 14 hari bahwa saat ini sedang berperang melawan musuh yang tidak terlihat, masyarakat yang masih mencari uang di luar sana berdagang harus mengunakan masker. (KMF7)

 

Penulis: Akbar —Editor: Doni

Walikota Apresiasi Bantuan Untuk Tim Medis Dari Komunitas Tionghoa dan Umat Budha

Berita Sebelumnya

Walikota Apresiasi 1.000 Paket Sembako Dari HIPMI Untuk Krisis Covid-19

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar