588 Kali

SAMARINDA. Imbas Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), tahun ini Pemkot Samarinda meniadakan Pasar Ramadan seperti biasanya. Sebagai penggantinya Pemkot melalui Diskominfo Samarinda meluncurkan aplikasi Behambinan.

 

“Sistem belanja online ini bertujuan untuk mengurangi physical distancing di tengah wabah Covid-19. Kini, sudah ada 83 seller dan 40 diantaranya sudah selesai verifikasi dan siap jualan di aplikasi Behambinan,” ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda Aji Syarif Hidayatullah di kantornya, Rabu (22/4).

 

Dijelaskan Dayat—demikian Aji disapa, aplikasi ini bisa membantu masyarakat untuk tetap berjualan melalui online dan prosesnya sangat mudah.

 

“Semua bisa dilakukan melalui penggunan smartphone android,” ucap mantan Kasatpol PP Samarinda ini.

 

Bahkan tak hanya berjualan, belanja di aplikasi tadi juga mudah. Karena ada banyak pilihan pembayaran mulai dari transfer bank, bahkan COD juga bisa. Paling penting barang pesanan akan diantar langsung ke rumah menggunakan kurir lokal dengan biaya murah.

 

Ia menjelaskan Behambinan sendiri memiliki arti kebersamaan atau saling menggendong. Pada dasarnya aplikasi ini tak jauh berbeda fitur jual beli online.

 

"Kita harapkan para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Samarinda semua bisa diajak untuk bergabung di aplikasi ini, namun tetap dikurasi terlebih dahulu. Supaya kita bisa mengecek apakah layak atau tidaknya,” jelasnya.

 

Karena kata Kadis Kominfo ini, dirinya tak mau para UKM yang berjualan di aplikasi tadi dikuasai oleh pengusaha besar.

 

“Kita maunya semua orang saling bantu satu sama lain," pungkasnya.

 

Ia menaruh harapan agar masyarakat Samarinda bisa belanja hidangan buka puasa maupun sahur yang dijual lewat aplikasi Behambinan. Karena menurut dia dengan belanja lewat Behambinan berarti warga turut berpartisipasi memutus rantai penularan Covid-19, sekaligus membantu saudara kita dari dampak sosial Covid-19.

 

“Bagi yang belum menginstal aplikasi ini, sekali lagi warga bisa mendownloadnya di smartphone android dengan link https://s.id/gimfo, dijamin mulai mendaftar,menjadi penjual hingga pembeli dipastikan mudah; atau bagi yang kesulitan mendaftar bisa langsung datang ke kantor Dinas Kominfo di Balaikota, nantinya staf kita akan membantu mendaftarkan di handphone pengguna,” tutupnya. (KMF4)

 

Penulis: Ahmad Haidir —Editor: Doni

Barkati Salurkan Alat Penyemprot dan Kotak Amal

Berita Sebelumnya

Pemkot Siapkan 1.000 Paket Sembako Untuk Marbot Rumah Ibadah

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar