151 Kali

SAMARINDA - Sebanyak 200 Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Kota Samarinda menerima tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam rangka Memperingati Hari jadi Kota Samarinda ke 351 Tahun dan HUT Pemkot Samarinda ke 59.

Penyematan lencana dilakukan Sekretaris Daerah (Sekda)Kota Samarinda Sugeng Chairuddin kepada para penerima di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Selasa (15/01/2019).

Pada kesempatan tersebut, Sugeng menjelaskan Satyalancana Karya Satya merupakan tanda penghargaan kepada ASN yang telah berbakti selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara terus menerus.  

Ditegaskannya, ASN yang menerima penghargaan tersebut dinilai memiliki loyalitas tinggi terhadap Negara.

“Penerima penghargaan tidak pernah melakukan pelanggaran hukum dan menegakkan kedisiplinan selama berkarir menjadi ASN,” ujar Sugeng

ASN yang melanggaran kedisiplinan dan melakukan pelanggaran hukum, lanjutnya, tidak akan menerima penghargaan.

Oleh karena itu, pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari menciptakan good governance yang didalamnya ada clean governanve. Secara tidak langsung para ASN menjalankan azas structural normative.

“Para ASN ini, menjadi birokrat yang sanggup menegakkan peraturan dengan baik. ASN dinilai patuh terhadap peraturan perundangan dan semua keputusan yang dilakukan oleh pimpinan. Sekali lagi, loyalitas menjadi point dalam penilaian,” ungkapnya.

Sekda menambahkan, tanda kehormatan ini bukan sesuatu yang gampang diraih begitu saja, hanya mereka yang memiliki kualifikasi dan syarat – syarat tertentu yang berhak menerimanya. Penghargaan ini sangat penting untuk memotivasi kinerja ASN.

“Tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya wujud penghargaan dari Negara dan Pemerintah kepada ASN, oleh karena itu dalam rangka menjaga martabat ASN diharapkan terus menjaga dan memelihara kode etik, baik etika bernegara, etika berorganisasi dan bermasyarakat serta etika bekerja dilingkungan kantor manapun terhadap sesama ASN, karna bagaimanapun pelanggaran terhadap kode etik ASN dapat mengurangi arti nilai penghargaan yang diterima”, pungkas Sugeng.(KMF13)

Penulis: Ferdi

Samarinda Bakal 'Diserbu' 200 Travel Agent Wisata Se-Indonesia

Berita Sebelumnya

Polresta Dan Gojek Bangun Kolaborasi Kerjasama

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar