113 Kali

SAMARINDA. Kota Samarinda masih menjadi kiblat kota sehat di Kalimantan dengan torehan prestasinya. Tak tanggung-tanggung, daerah peraih 12 kali Adipura pun melakukan kaji banding penyelenggaraan kota sehat di Samarinda.

Daerah ini adalah kabupaten Kotawaringin Barat Propinsi Kalimantan Tengah, yang langsung dipimpin Bupatinya Nurhidayah membawa pejabat dan staf terkait dengan diterima walikota Samarinda Syaharie Jaang bersama ketua Harian Forum Kota Sehat (Forkots) Samarinda Arpan Zainal  dan jajaran pejabat terkait di ruang rapat Wakil Walikota, Kamis (24/1).

"Tujuan penyelenggaraan KKS (Kabupaten/Kota Sehat) adalah tercapainya kondisi Kota Samarinda yang Teduh, Rapi, Aman dan Nyaman serta Bersih dan Sehat  untuk dihuni dan tempat bekerja bagi warganya dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain, sehingga dapat meningkatkan sarana dan produktivitas dan perekonomian masyarakat," ujar Walikota dalam sambutannya menerima kunjungan.

Menurutnya tujuan KKS sangat sesuai dengan Visi Kota Samarinda sebagai Kota Metropolitan yang berdaya saing dan berwawasan lingkungan.

Dikatakannya, keikutsertaan Pemkot Samarinda bersama Forkots Samarinda berkontribusi sangat penting dalam Penyelenggaraan Kab/Kota Sehat.

"Selama 5 periode penilaian terakhir, kita 3 kali meraih penghargaan kota sehat menengah atau Swasti Saba Wiwerda di tahun 2009, 2011 dan 2013. Kemudian penghargaan kota sehat tertinggi atau Swasti Saba Wistara sudah 2 kali tahun 2015 dan 2017, yang tahun ini akan kita pertahankan untuk ketiga kalinya," beber Jaang semangat sambil menyampaikan permohonan maaf isterinya yang juga ketua umum Forkots Samarinda karena berhalangan hadir.

Menurutnya bagi Pemkot Samarinda, dukungan dari OPD teknis, OPD pendukung, Kecamatan dan Kelurahan sangat besar dalam keberhasilan mencapai supremasi sebagai Kota Sehat dan terutama kerjasama yang sangat baik dengan Forkots Samarinda sendiri.

"Forkots yang membantu Pemkot Samarinda. Bersinergi dengan OPD mendukung kota Sehat. Yang mana ini sebenarnya sudah menjadi tugas rutin OPD. Kadang kami berdiskusi dengan Forkots di rumah jabatan, karena isteri ketua umum. Banyak masukan dari mereka yang kemudian saya teruskan ke kepala OPD terkait," imbuhnya.

Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah mengatakan daerahnya sudah meraih 12 kali penghargaan supremasi tertinggi kota bersih yaitu Adipura, namun juga berkeinginan untuk meraih kota sehat.

"Kita ingin merintis supaya bisa meraih penghargaan kota sehat. Makanya kami datang ke sini," beber Bupati perempuan pertama Kotawaringin Barat yang sebelumnya adalah Wakil Ketua DPRD setempat.

Dikatakannya, mereka ingin melakukan inovasi-inovasi apa saja yang sudah dilakukan Pemkot bersama Forkots Samarinda dalam penyelenggaraan KKS.

Sementara Arpan Zainal merasa bangga dengan Samarinda yang sudah meraih penghargaan tertinggi kota sehat Swasti Saba Wistara dan tiap tahun tidak pernah absen dengan penghargaan kota sehat lainnya. Seperti sekolah sehat selalu diraih di tingkat nasional, bahkan tidak jarang bisa dua sekolah meraihnya dengan jenjang berbeda, belum lagi penghargaan sekolah Adiwiyata.

"Tentunya ini tidak terlepas dari OPD terkait dan juga masyarakat yang juga peduli dalam suatu komunitas. Kita Forkots hanya menjadi jembatan dan memfasilitasi, sedang yang mengeksekusinya adalah OPD dan masyarakat sehingga terwujud Kota Sehat," terang Arpan.

Selain diterima di Balaikota, rombongan juga langsung melakukan kaji banding ke Puskesmas Segiri, Forum Kecamatan Sehat Samarinda Utara dan sekretariat Forkots Samarinda.(kmf2)

Penulis: Doni

Jaang: Tanamkan Pendidikan Al-Quran Sejak Usia Dini

Berita Sebelumnya

Taman Samarendah Makin Cantik

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar