149 Kali

    SAMARINDA. Di tengah kepungan atlit-atlit PON Kaltim yang berlaga di PON Jawa Barat 2016 lalu, tim tenis lapangan Samarinda mampu menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim di Sangatta, Kutai Timur.

    “Alhamdulillah tim tenis Samarinda meraih juara umum. Ini tidak gampang meraihnya karena hampir semua atlit yang bertanding merupakan atlit-atlit PON kaltim yang saat ini berada di Kukar, Balikpapan, Kutim dan Bontang, Samarinda hanya 1 orang,” ucap ketua umum Pelti Samarinda Aji Syarif Hidayatullah.

    Menurut Dayat—demikian Aji Syarif akrab disapa, dari segi pengalaman timnya jauh dibandingkan mereka tetapi dalam pertandingan skill saja tidak cukup, ada motivasi juara dan daya juang dari anak-anak itu yang sangat luar biasa.

    “Target kami sebenarnya hanya 1 emas 2 perak dan 3 perunggu, tapi Alhamdulillah kami mendapatkan 4 emas 1 perak 2 perunggu,” beber Dayat.

    Sebagai pengurus sebut Dayat, mereka tidak pernah memaksa anak-anak untuk meraih juara tetap mereka hanya menyampaikan bermain cantik, selalu kompak di luar maupun dalam lapangan.

    “Untuk melanjutkan prestasi ini kami menyiapkan pelatih dan sarana olahraga di GOR Segiri agar atlit kita tidak putus. Habis ini nanti ada lagi junior-junior mereka yang akan melanjutkan prestasi kakak-kakaknya,” imbuh Dayat.

    Menurut Dayat ini adalah prestasi yang ketiga kalinya selama dirinya menjadi ketua umum Pelti Samarinda sejak tahun 2017.  Pertama Kejurda tahun 2017 di Kutim, Popprov Kaltim 2018 di Samarinda dan Porprov 2018 di Kutai Timur.

    Dayat mengatakan Porprov ini diselenggarakan 4 tahun sekali dan ini adalah ajang olah raga paling  bergengsi daerah, karena mereka yang lolos akan berlaga di PON 2020 nanti.

    “Terimakasih saya ucapkan kepada teman-teman atlit Tenis Samarinda yang telah menjadi juara umum di Porprov Kutai Timur. Yang membuat kami bangga adalah, Samarinda murni atlitnya anak-anak Samarinda,” tutur Dayat.

    Untuk prestasi yang berkesinambungan dan regenerasi atlit, dikemukakannya, dalam waktu dekat akan mendirikan sekolah atlit tenis untuk bebagai kelas umur. “Silakan warga Samarinda yang mau putra putrinya belajar tenis, akan kami didik menjadi atlit berprestasi, dan akan dilatih oleh pelatih yang profesional di lapangan tenis Ssegiri Samarinda,” seru kepala Diskominfo Samarinda ini.(kmf2)

Penulis: Doni

Dandim: Sungai Bukan Tong Sampah Raksasa

Berita Sebelumnya

“Internet, Antara Berkah dan Musibah”

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Kabar Olahraga

Tinggalkan Komentar