204 Kali

SAMARINDA. Sebanyak 126 pelajar SMA/SMK dan MA se-Kota Samarinda mengikuti seleksi menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Samarinda. Seleksi yang mulai berlangsung sejak Kamis (12/03) pagi, di Hotel Grand Victori Jl S Parman ini dibuka oleh Wakil Walikota, Samarinda M Barkati.

 

Kepala Dispora Samarinda, Erham Yusuf mengatakan seleksi akan dilaksanakan selama 2 hari, dimana hari pertama akan dilakukan pemahaman materi wawasan kebangsaan dan hari kedua dilakukan seleksi baris berbaris di area Stadion Sempaja.

 

“Nantinya dari 126 pelajar yang mengikuti seleksi akan terjaring sebanyak 4 orang, terdiri dari 2 putera dan 2 puteri yang akan kita kirim ke tingkat Provinsi Kaltim,” kata Erham.

 

Mantan Kabag Humas ini menambahkan bahwa kewajiban seleksi ini sebenarnya wajib untuk dilaksanakan setiap kabupaten/kota di Kaltim. Karena tujuannya untuk melahirkan kader paskibraka yang profesional. Setiap tahun jumlah kuota paskib Samarinda yang dikirim ke Provinsi Kaltim selalu lebih besar ketimbang daerah lain. Alasannya, karena Sumber Daya Manusia di Samarinda lebih mumpuni.

 

“Harapan kami dari 4 yang terpilih nanti, syukur-syukur salah satu atau dua orang bisa terpilih lagi untuk mewakili Kaltim di tingkat nasional. Pastinya, ini akan menjadi kebanggaan bagi daerah dan sekolah pelajar tadi,” tuturnya.

 

Sementara Wakil Walikota Samarinda, M Barkati dalam arahannya mengingatkan dalam tahap seleksi nanti harus dilaksanakan dengan sejujur-jujurnya. Ia berpesan tidak boleh ada titipan-titipan dari pihak tertentu yang bisa memuluskan salah satu peserta untuk lolos seleksi.

 

“Saya pastikan untuk adik-adik yang mengikuti seleksi hari ini agar tenang aja. Karena tidak ada yang boleh ikut campur tangan dari pihak tertentu yang ingin mengatur seorang peserta agar bisa lolos seleksi dengan mudah,” kata Wawali.

 

Karena sambung dia, seleksi tadi dilakukan secara profesional. Oleh itu, ia berharap kepada para peserta bisa mengikutinya dengan serius. Karena dilaksanakannya seleksi sendiri tujuannya untuk menambah wawasan bagi para pelajar yang berkaitan dengan masalah kebangsaan dan teknik baris berbaris.

 

“Jujur, saya kalau punya teman mantan Paskib pasti senang melihatnya. Karena postur tubuhnya masih terjaga dan memiliki karakter tersendiri, ini yang menjadi pembeda dengan kita yang bukan mantan anggota paskib,” ungkap Barkati.

 

Ia menginginkan pelajar yang terpilih nanti bisa menjadi pelopor bagi rekan-rekannya, mengingat mereka yang sudah berhasil mengikuti seleksi bagi Wawali merupakan pelajar terpilih yang memiliki modal semangat untuk menjadi yang terbaik.

 

“Jadi bagi yang belum beruntung lolos seleksi pesan saya jangan kendor. Kalian harus tetap semangat karena masih banyak lagi event-event kepemudaan  mendatang yang diselenggarakan oleh Pemkot yang wajib kalian ikuti, seperti jambore kepemudaan dan duta wisata,” pesan Wawali menutup. (KMF5)

 

Penulis: Ahmad Haidir —Editor: Doni

Jaang Laporkan SPT Pajak Tahunan, Imbau Batas Akhir 31 Maret

Berita Sebelumnya

Jaang Kupas Ketahanan Pangan Bersama Tim Perencanaan Jatim Akademisi Untag Surabaya

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar