78 Kali

SAMARINDA. Walikota Samarinda Syaharie Jaang kembali meresmikan Kampung KB (Keluarga Berencana). Kali ini di Kecamatan Sambutan yang langsung 2 kampung KB diresmikan, yakni Karindangan Kencana di Kelurahan Pulau Atas dan Mahkota Kencana di Kelurahan Sambutan yang merupakan Kampung KB ke-45 dan ke-46 dari target 59 di semua kelurahan. “Paling utama dan pertama, peresmian hari ini bukan mengejar jumlah. Tapi manfaat dari Kampung KB itu setelah diresmikan dalam menjalankan 8 Fungsi Keluarga dan Tri Bina. Jangan sampai diresmikan hari ini, besok bubar,” ujar Walikota dalam sambutannya pada peresmian 2 Kampung KB yang terpusat di Sekretariat Kampung KB Karindangan Kencana Jl Olah Bebaya Pulau Atas, Kamis (22/8).

Menurut Jaang, 8 fungsi keluarga (fungsi agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi dan pembinaan lingkungan) dan Tri Bina (Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja dan Bina Keluarga Lansia, Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa) memang sudah ada di tiap-tiap OPD atau instansi di lingkungan Pemkot. “Lebih baik tumpang tindih, daripada tidak berjalan maksimal. Di sinilah sangat diharapkan peran dari Kampung KB dalam mengimplementasikan 8 fungsi keluarga dan Tri Bina tadi, sehingga pemerintah pusat dalam hal ini Pak Presiden memprogramkan Kampung KB. Memang target dari pemerintah pusat, tiap kecamatan 1 Kampung KB, tapi di Samarinda target Walikota ada di semua kelurahan,” tegas Jaang yang hadir bersama isteri yang juga Ketua TP PKK Puji Setyowati.

Untuk mewujudkan 59 Kampung KB di 59 kelurahan, Walikota pun memberikan batas waktu hingga Oktober 2019. “Hari ini sudah terbentuk yang ke-46. Artinya tinggal 13 Kampung KB lagi. Oktober sudah terbentuk semua. Kalau tidak, lurah, camat dan Kepala Dinasnya dievaluasi. Kenapa harus dievaluasi, karena Kampung KB ini penting,” ucap Jaang mewanti-wanti.

Jaang pun mengingatkan peresmian Kampung KB bukan sekadar simbolis. “Nanti kKampung KB yang telah diresmikan juga di cek. Bahkan setelah Oktober selesai terbentuk semuanya, saya minta agar dilakukan Rapat Koordinasi Kampung KB. Disini bisa bertemu semuanya, berdiskusi, saling sharing dan tukar pengalaman,” imbuhnya.

Kembali ke masalah Sosialisasi Kampung KB, Jaang meminta agar diagendakan lomba Yell Yell Kampung KB se-Kota Samarinda dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan.  “Pelaksanaannya di mall. Jadi kampung KB dengan 8 fungsi keluarga dan Tri Bina bisa tersosialisasi lebih luas lagi,” pinta Jaang.

Sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda Nurul Mu’minayati menyampaikan Kampung KB di Samarinda sudah terbentuk 46 dan tersisa 13 Kampung KB di 13 kelurahan. “Walaupun syaratnya hanya 1 tiap kecamatan yang telah ditentukan, tapi semangat bapak Walikota untuk memberikan pelayanan terpadu yang terintegrasi di kampung KB dan pemberdayaan masyarakat, makanya ditarget pembentukan di tiap kelurahan. Harapan kita dengan jalannya fungsi kampung KB ini, tidak ada lagi yang kurang gizi, kurang intelegensia dan kurang tinggi alias stunting,” pungkas Nurul.

Hadir pula dalam kesempatan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Perlindungan Anak Fitermen, Kepala Dinas Perindustrian M Faisal, Kepala Dinas Kesehatan drg Rustam, Kepala Satpol PP M Darham, Camat Sambutan Nofiansyah Hendra Hakim bersama Lurah se-Kecamatan Sambutan, serta kader Kampung KB, kader PKK dan tokoh masyarakat.(kmf2)

Penulis/Editor: Doni

Barkati: Jangan Ragu untuk Amati, Tiru, Modifikasi

Berita Sebelumnya

Walikota Tinjau RPU Di Tanah Merah

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar