141 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS – Seperti diketahui, Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun bersama Wakilnya Dr H Rusmadi menjadikan urusan air bersih sebagai urusan prioritas untuk dibenahi. Ini terlihat paska dilantiknya, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda mendapat perhatian khusus, yang kini setelah dalam periode setahun kepemimpinannya telah menghasilkan kemajuan.

“Dalam perjalanan setahun ini, banyak kemajuan yang telah dicatatkan Perumdam. Sejak saya dilantik setahun yang lalu, saya memecut direksi, saya menargetkan direksi setiap tahun ada peningkatan sambungan ke masyarakat dan peningkatan kualitas. Alhamdulillah, di daerah Sambutan yang belasan tahun tidak pernah merasakan air lebih dari 2 jam per hari. Sekarang sudah 24 jam teraliri air,” ungkap Wali Kota Samarinda dalam sambutannya pada Tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke 48 Perumdam Tirta Kencana di halaman Gudang Perumdam Tirta Kencana Jalan Cendana, Rabu (14/4/2022) malam tadi.

Bahkan diakuinya waktu mau maju di Pilkada Wali Kota Samarinda dirinya diminta warga setempat untuk menandatangani janji jika terpilih sebagai wali kota sanggup mengalirkan air 24 jam yang selama belasan tahun tidak dirasakan. 

“Saya teken (Tanda tangani) waktu itu. Kenapa saya teken, karena saya yakin dengan Allah, yakin Rasulullah. Man Jadda Wa Jadda, jika kita bersungguh-sungguh, pasti kita bisa,” beber Andi Harun.

Oleh karena setelah menjabat terus memberikan perhatian khusus, termasuk lanjut Andi Harun meminta kepada Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Nor Wahid Hasyim untuk mengerjakan kegiatan yang mangkrak. 

“Alhamdulillah, atas izin Allah saya akhirnya meresmikan dan pemanfaatannya bisa dirasakan,” katanya.

Ia mengatakan sebagai khalifah atau pemimpin, apakah itu wali kota, wakil wali kota, Sekda, Asisten maupun kepala dinas juga direksi harus bisa memberikan manfaat. Ini dicontohkannya dengan telah mengalirnya air 24 jam di Sambutan. 


“Bayangkan 30 ribuan warga Sambutan, mengalir pahala kita semua gara-gara air mengalir. Disamping itu daerah mendapatkan pendapatan. Jadi manfaatnya berlipat ganda. Ini bukan soal Andi Harun wali kotanya, Andi Harun bisa datang dan pergi kapan saja. Tapi yang tidak boleh berhenti adalah manfaat dan maslahat kita mengurusi amanah yang diberikan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Menurut Andi Harun, kebutuhan air bersih bagi masyarakat merupakan kebutuhan dasar warga yang harus dipenuhi pemerintah daerah. 

“Saya senang mendengar sambutan Direktur Utama Perumdam, bahwa Insya Allah dalam 2 tahun kedepan, tidak ada lagi warga kota Samarinda yang tidak teraliri air. Ini bukan hanya aspek pelayanan, tapi juga menyangkut aspek ibadah. Berdosa kita jika ada warga Samarinda yang sampai kebutuhan dasarnya, haknya tidak kita penuhi. Sementara kita mampu untuk melaksanakannya,” tegas Andi Harun.

Oleh karena itu, kembali Andi Harun mengingatkan untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat kota Samarinda. Saat ini, bebernya, warga yang belum mendapatkan air bersih, sudah mulai berangsur-angsur berkurang. Salah satunya di wilayah Sambutan tadi.

Disamping meningkatkan pelayanan, Andi Harun menyampaikan bahwa kualitas air juga menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

“Pelayanan sudah bagus, jadi jangan lupa peningkatan kualitas juga harus bagus. Memang kualitas air kita berbeda dengan di Pulau Jawa. Di sana mendapatkan air langsung dari pegunungan sehingga tidak memerlukan penyaringan yang ekstra, sedangkan sumber mata air kita adalah sungai Mahakam sehingga pengolahan airnya jauh lebih rumit dibandingkan dengan sumber mata air pegunungan yang memang sudah bersih,” terang Andi Harun.

Andi Harun juga mengemukakan bahwa pekerjaan besar adalah mengaliri air di daerah-daerah pinggiran yang memerlukan investasi besar. 

“Kita akan mengatasinya secara bertahap, hingga di tahun 2024, mudah-mudahan mayoritas seluruh masyarakat kota Samarinda sudah teraliri air bersih,” tegas Andi Harun.

Tasyakuran HUT Perumdam Tirta Kencana yang dirangkai Buka Puasa Bersama ini, dihadiri Plh Sekda kota Samarinda Dr Ali Fitri Noor, Asisten II Sugeng Chairuddin, ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) Syaparudin, ketua Dewan Pengawas Perumdam Dr Aji Syarif Hidayatullah, Anggota Dewan Pengawas Perumdam Abdullah dan Hargono, Tenaga Ahli Perumdam Amir Husein dan jajaran Direksi Perumdam. Sebelumnya juga diisi tausiyah oleh Ustadz KH Jamaluddin dan KH Zaini.(DON/CHA/KMF-SMD)

Antisipasi Urbanisasi Musiman Pasca Lebaran, Pendatang Baru yang Tidak Melapor Bakal Disanksi

Berita Sebelumnya

Wali Kota Samarinda Resmikan Kampung Zakat di Dadi Mulya

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar