39 Kali

SAMARINDA. Menciptakan  perancangan yang berkualitas, dua hal penting patut jadi perhatian kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pejabat struktural, yaitu indikator kinerja dan turunan kinerja.
Hal ini ditekankan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Charuddin memberikan pesan moril kepada seluruh Pejabat struktural dan Kepala perangkat daerah khususnya Pemerintah Kota Samarinda dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Kota Samarinda di Hotel Grand Sawit, Selasa (9/10/2018).
“Saat ini Pemerintah Kota Samarinda tengah berada pada momentum penyusunan dokumen RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan Renstra - P (Rencana Strategis Perubahan). Dua hal tadi penting menjadi perhatian,” ungkap Sugeng.
Menurutnya, unsur yang pertama yang perlu diperhatikan adalah indikator kinerja yang tertuang pada dokumen perencanaan pada dasarnya mewakili indikator kinerja pejabat struktural sesuai level eselonering masing-masing.
Dikatakannya, penetapan indikator kinerja beserta targetnya akan menjadi dokumen perjanjian.
Unsur yang kedua sebutnya cascading atau turunan kinerja merupakan faktor yang memperlihatkan seberapa jauh hubungan saling dukung antar indikator kinerja.
Menurutnya, jika kegiatan yang dilaksanakan menghasilkan out put yang tidak mendukung pencapaian target indikator kinerja program (outcome, red), maka kegiatan tersebut tidak diperlukan dan tidak perlu dipertahankan.
Selanjutnya begitu pula terhadap indikator sasaran perangkat daerah (Impact, red) yang tidak signifikan menyelesaikan indikator sasaran Pemerintah Kota, maka harus diganti dengan yang lebih tepat.
“Jika penetapan kedua unsur tersebut tidak tepat dan cermat, maka sulit untuk mengatakan bahwa dokumen perencanaan telah berkualitas,” ujar Sugeng
Selanjutnya Tenaga Ahli Perencanaan Pembangunan Daerah Ditjen Bina Bangda, Kementrian Dalam Negeri Haris Muda Nasution menambahkan bahwa kebijakan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi hasil pembangunan daerah serta kinerja pemerintahan dan pertanggung jawaban pengelolaan keuangan daerah bertujuan semata-mata untuk mencapai tujuan yang bernegara.
“Dari hasil monitoring dan evaluasi konsistensi dokumen RPJMD sudah sesuai dan cukup baik semoga ke depan semua dapat terlaksanakan,“ ungkap Haris sebagai Narasumber. (kmf7/kmf2)

Pengungsi Mulai Berdatangan, Pemkot Komitmen Pelayanan Maksimal

Berita Sebelumnya

Alat Berat dan Sembako Dikirim ke Palu

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar