SAMARINDA.KOMINFONEWS – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda menggelar Sosialisasi Literasi Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) Tahun 2025 yang berlangsung di Ruang Command Center Diskominfo Samarinda, Selasa (2/12/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman perangkat daerah mengenai pentingnya pemetaan pembangunan teknologi informasi dan komunikasi sebagai dasar perencanaan yang lebih akurat, terarah, dan terukur. Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Tim Penyusun Pengukuran IP-TIK, Ir. Gunadi Irianto.
Acara resmi dibuka oleh Kepala Diskominfo Kota Samarinda, Dr Aji Syarif Hidayatullah, S.Sos., M.Psi., dan diikuti oleh perwakilan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Bapperida, Disdikbud, Dinkes, PUPR, Disperkim, DLH, DP2PA, DPPKBD, Dinsos, Disnaker, Disdukcapil, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda.

Dalam laporannya, Kepala Bidang Persandian dan Statistik Diskominfo Samarinda Agus Sri Hartoyo menyampaikan bahwa penyelenggaraan sosialisasi ini bentuk komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam mempercepat transformasi digital serta meningkatkan kualitas tata kelola teknologi informasi.
Menurutnya, IP-TIK menjadi instrumen penting dalam mengukur tingkat kesiapan dan konsistensi daerah dalam melaksanakan transformasi digital.
Kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman OPD terkait konsep, metodologi, serta komponen penyusun indeks pembangunan TIK Kota Samarinda.
Selain itu, sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong kolaborasi antar-OPD dalam pemenuhan indikator-indikator IP-TIK sebagai bagian dari pembangunan digital kota.
Dalam sambutannya, Aji Syarif Hidayatullah menegaskan bahwa di era pemerintahan modern saat ini, teknologi informasi bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi pondasi utama pelayanan publik.
“Indeks Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (IP-TIK) menjadi kompas bagi pemerintah daerah untuk memastikan apakah kita sudah berada pada jalur digital yang tepat. IP-TIK juga membantu menilai tingkat kematangan digital daerah serta menentukan prioritas pembangunan secara lebih terarah,” ujarnya.

Dayat, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa kolaborasi antar-OPD menjadi kunci dalam membangun ekosistem digital yang kuat.
Ia berharap seluruh perangkat daerah dapat menyediakan data yang valid, meningkatkan pemanfaatan TIK dalam program kerja, serta memperkuat literasi digital di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemkot Samarinda berharap peningkatan IP-TIK pada tahun 2025 dapat mendukung pencapaian visi pembangunan kota yang dicanangkan Wali Kota Samarinda, yakni "Samarinda Power City" sekaligus memperkuat pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi.
“Jadikan momentum ini sebagai pijakan untuk membawa Kota Samarinda menjadi pemerintahan yang lebih cerdas dan berbasis data dalam menghadapi perkembangan digital,” tutupnya.(EKO/DON-KMF-SMR)
Ikuti Instagram Pemerintah Kota Samarinda
Ikuti Facebook Pemerintah Kota Samarinda
Tinggalkan Komentar