68 Kali

SAMARINDA. Tinggal menghitung hari, Festival Mahakam (Fesma) Ke-19 Tahun 2019 bakal digelar. Jika tak ada aral melintang agenda rutin tahunan event Pariwisata Kota Samarinda ini akan berlangsung 1 hingga 3 November nanti.

Senin (21/10), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas Pariwisata Samarinda memfasilitasi awak media cetak hingga online yang ingin mengetahui banyak mengenai agenda Fesma tahun ini melalui coffee morning.

Tak ketinggalan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot yang terlibat dalam Fesma juga terlihat hadir dalam coffee morning yang berlangsung di Yen's Delight, jalan Juanda.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani mengatakan struktur kepanitian pada Fesma kali ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau sebelumnya ketua panitia Festival Mahakam selalu Kepala Dinas Pariwisata, tahun ini mengalami perubahan. Karena Pak Walikota menunjuk langsung Sekda sebagai ketua panitia,” tuturnya.

Dia menambahkan, seperti biasa kegiatan Fesma nanti akan lebih dominan bermain di arena Sungai Mahakam. Seperti lomba berenang menyeberang sungai, jet ski, lomba balap kapal ketinting dan tambangan hingga lomba perahu naga akan memeriahkan event nanti.

“Untuk lomba yang saya sebutkan tadi sangat antusias diikuti peserta, bahkan seperti lomba berenang saja peserta dari luar Samarinda sudah ada yang mendaftar,” akunya.

Tak hanya lomba di air, sambung Ayu (begitu ia disapa) lomba yang menonjolkan budaya juga tetap digelar. Seperti lomba tari pesisir dan pedalaman yang menurutnya banyak peminat yang ingin terlibat. Bahkan bagi penghobi kendaraan roda empat dan dua, Dinas Pariwisata juga memfasilitasi lomba Slalom dan Jelajah Mahakam untuk memeriahkan Festival Mahakam XIX tahun 2019.

“Intinya kami berupaya setidaknya Fesma tahun ini tak kalah meriah seperti tahun-tahun sebelumnya,”ujar dia.

Sementara, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Samarinda, Darham yang ikut terlibat dalam Fesma nanti ikut menambahkan jika pihaknya memastikan bakal mensupport event tahunan Dispar Samarinda ini, salah satunya dalam bentuk menjaga lokasi-lokasi yang dianggap bisa menimbulkan Pedagang Kaki Lima (PKL) dadakan.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada pedagang terhadap area mana saja yang boleh berjualan atau tidak. Tujuannya supaya tidak menganggu ketertiban dan kenyamanan pengunjung yang ingin menyaksikan Festival Mahakam nanti,” sebutnya.

Hal senada juga diutarakan oleh Kepala Dinas Perhubungan, Ismansyah dalam kesempatan coffee morning hari ini. Dia mengatakan kalau Dishub juga sudah memetakan lokasi-lokasi kantong parkir selama pelaksanaan acara. Diantaranya lapangan parkir Kantor Gubernur, lokasi Pelabuhan hingga ruang parkir yang dimiliki PT Pelindo.

“Maksudnya apabila kendaraan bisa parkir di kantong-kantong parkir yang sudah kita siapkan tadi, maka setidaknya bisa mengurangi beban petugas lapangan saat mengatur lalu lintas di area Festival Mahakam,” jelasnya menutup.

Sementara Wakil Walikota Samarinda M Barkati berharap Fesma bisa berjalan dengan baik, mempunyai kesan tersendiri, baik bagi warga Samarinda dan yang datang dari luar.

"Ini adalah salah satu event yang berintegrasi karena setiap kegiatan berketerkaitan dengan OPD lain. Kalau ini tidak dikomunikasikan dan dikoordinasikan, maka akan jalan sendiri-sendiri. Biasanya kalau jalan sendiri akan banyak kekurangan. Seperti kita ketahui dimana-mana kita bicara sinergitas, hari ini kita buktikan semua OPD bersinergi," tegas Wawali. (kmf4)

Penulis: Ahmad Haidir --Editor: Doni

Pimpin Apel Di Dishub, Wawali Ingatkan Petugas Lapangan Tepat Waktu

Berita Sebelumnya

Jelajah Mahakam 5, Meriahkan Festival Mahakam 2019

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar