75 Kali

    SAMARINDA. Setelah pekan lalu kembali meraih penghargaan pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparat Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PANRB), menambah semangat walikota Samarinda Syaharie Jaang bersama jajarannya untuk segera mewujudkan Mal Pelayanan Publik (MPP) bagi warga Samarinda.

      “Insya Allah Pak Menteri (Men PANRB Syafruddin, red) yang akan meresmikan MPP saat HUT Kota tahun depan,” ucap Jaang penuh semangat saat meninjau progress pekerjaan MPP di gedung Graha Tepian Samarinda (Kantor Terpadu DPMPTSP, Disnaker) Jl Basuki Rahmat, Selasa (4/12).

        Kunjungan Jaang kemarin untuk memastikan kesiapan MPP agar bisa diresmikan Januari 2019. Dimana MPP menempati 2 lantai di gedung yang terdiri 4 lantai.

    “Dikemas yang cantik ruangannya, buat mereka yang berurusan jadi nyaman. Tentunya akan memudahkan masyarakat, karena berurusan di satu tempat,” tutur Jaang.

     MPP akan memberikan fasilitas berbagai jenis perizinan dari seluruh instansi perizinan dan non perizinan, sehingga bisa terkoneksi.

    Tentu saja dikomandoi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Samarinda, karena MPP merupakan  pengembangan dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Sedangkan dalam upaya meningkatkan konektivitas, turut disediakan layanan rekomendasi dalam menunjang kelancaran perizinan dari OPD.

     Instansi atau pelayanan apa saja di MPP ini? Kepala DPMPTSP Samarinda Akhmad Maulana menyebutkan OPD dan OPD vertical yang nantinya bergabung sebanyak 13, yakni DPMPTSP, Bankaltimtara, BPJS Kesehatan, BPJS Tenaga Kerja, Polresta, Kantor Imigrasi, kantor Pajak Pratama, Disdukcapil, Telkom, PDAM, Disnaker, Kemenag, Bank Swasta, dan PLN. “Masih banyak juga yang lain mau gabung,” ungkap Maulana.

        Usai meninjau, Jaang memberikan arahan dan motivasi kepada jajaran DPMPTSP. “Kemarin, DPMPTSP baru saja mendapatkan penghargaan pelayanan publik kategori Pelayanan Prima. Terima kasih kepada staf dan pejabat di lingkungan DPMPTSP kita mendapatkan penghargaan kategori pelayanan prima. Ini kerjasama baik antara staf dan pimpinannya,” ucap Jaang.

       Jaang berpesan agar selalu menjaga pelayanan prima kepada warga, hindari pungutan liar karena selalu diawasi. “Untuk urusan pelayanan publik kita selalu dipantau oleh pusat dan masyarakat sendiri. Tolong dijaga dengan baik jangan sampai ada calo atau pungli, bekerja dengan hati–hati dan ikhlas karena bukan hanya diawasi oleh Ombudsman, KPK, Kepolisian, Kejaksaan saja apalagi sekarang masyarakat luas bisa mengawasi lewat medsos," pesan Jaang.

     Ia berharap dengan adanya layanan publik yang mudah dan nyaman, tentunya akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan iklim investasi di Samarinda.

    “Kita akan terus maksimalkan agar semua layanan dapat maksimal, dan masyarakat terlayani dengan baik. Apalagi bandara APT Pranoto sudah bisa melayani penerbangan Jakarta dan Pulau Jawa lainnya, termasuk Sulawesi Selatan. Ini peluang kita untuk terus menggenjot PAD,” tegas Jaang.(kmf2)

Penulis: Doni

Satpol PP hingga DLH Ikuti Pelatihan Video Editing

Berita Sebelumnya

Jelang Natal dan Tahun Baru, Jaang Sidak Pasokan Sembako

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar