77 Kali

SAMARINDA. Sebanyak 44 kader posyandu dari Kecamatan Sungai Pinang, Kamis (29/8) pagi mengikuti Workshop Sosialisasi Sistem Informasi Kesehatan yang terintegrasi antara Kecamatan Sungai Pinang dengan 2 Puskemas, yakni Puskesmas Temindung dan Remaja. Selama sehari, para kader tadi dilatih mendownload aplikasi yang dibangun oleh pihak Kecamatan hingga cara mengisi formulir yang ada di menu aplikasi. “Alhamdulillah hari ini para kader posyandu yang kita undang semangat semua untuk mengikuti workshop yang kita laksanakan. Semoga ini bisa menjadi langkah awal untuk memulai hal yang baru dalam dunia teknologi,” tutur Camat Sungai Pinang Nurhasanah saat membuka kegiatan tersebut di hotel Royal Park, Jl Sentosa.

 

Ia mengatakan, mengingat jumlah warganya yang begitu banyak dibanding 10 Kecamatan yang lain, maka Kecamatan Sungai Pinang merupakan Kecamatan di Samarinda yang pertama menjalankan sistem tersebut. Oleh itu, supaya sistem tadi bisa merata digunakan semua pihak, maka jelas Nurhasanah penting baginya untuk melakukan sosialisasi bagi para kader posyandu yang tersebar di Kelurahan. “Di Kecamatan Sungai Pinang kita punya 92 warga bertempat tinggal disini, jadi untuk mempermudah kerja para kader di lapangan saat mendata warga yang sehat maupun sakit jadi saya rasa sangat penting teknologi ini untuk dimanfaatkan,” tuturnya.

 

Sementara, Sekretaris Camat Sungai Pinang, Didi Zulyani saat memberikan pelatihan tersebut memaparkan jika aplikasi yang dibangun saat ini sangat sederhana sekali dan sementara waktu hanya bisa di download bagi pengguna handphone android. “Ibu-ibu cukup mendownload aplikasinya dengan mengetik terlebih dahulu unduhaplikasi.setbeat.com,”tuturnya.

 

Didi begitu ia disapa, mengatakan jika saat ini Kecamatan Sungai Pinang sudah membangun 2 aplikasi untuk mempermudah kinerja para kader posyandu tadi. Diantaranya sebut dia adalah aplikasi Sistem Informasi Posyandu Sungai Pinang dan aplikasi Posyandu Report. “Kedua aplikasi tersebut sudah bisa dimanfaatkan dan sistem informasi kesehatan juga sudah terintegrasi dengan aplikasi tadi,” ungkapnya.

 

Untuk memanfaatkannya pun simpel, cukup lewat ponsel yang terkoneksi dengan jaringan internet. Jika sudah terhubung, para pengguna dalam hal ini adalah kader posyandu cukup mengisi kegiatan posyandu lewat form yang sudah tersedia di dalam aplikasi. Nantinya semua kegiatan yang tercatat tadi tersimpan dengan aman dan bisa diakses atau dibuka secara online oleh pihak PKK Kecamatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan.

 

Dia menambahkan jika para kader bisa menggunakan teknologi tersebut dengan benar, maka sangat meringankan beban kerja petugas saat melakukan pendataan di lapangan maupun laporan bulanan. Karena tidak lagi dilakukan secara manual dengan mencatat dengan menggunakan lembaran kertas. “Karena teknologinya masih sederhana kedepan harapan kami aplikasi ini bisa dikembangkan lebih canggih oleh Diskominfo Samarinda supaya bisa dimanfaatkan lebih jauh oleh para kader-kader posyandu yang ada di 10 Kecamatan,”harapnya. (kmf4)

 

Penulis: Ahmad Haidir –Editor: Doni

Barkati : Di Lahan Pemkot, Kita Tidak Ganti Rugi

Berita Sebelumnya

Kapolda : Jangan Takut Dengan Bandar Narkoba, Membahayakan Tembak

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar