965 Kali

Pengarahan ini disampaikannya bersamaan dengan pelaksanaan Syukuran Hari Jadi Kota ke 346 dan HUT Pemkot 54, dengan dihadiri 1.000 warga yang menikmati aneka makanan gratis di halaman GOR Segiri, Jumat (24/1). “Diawal kepemimpinan kami bersama Pak Nusyirwan Ismail, seusai dilantik selang beberapa hari, kita langsung mengumpulkan semua pejabat dari eselon V sampai eselon II untuk memaparkan bagaimana 5 prinsip bekerja dengan hati melayani rakyat, yang menjadi pegangan bagi seluruh pegawai di era kepemimpinan.

Bahkan di buku agenda kerja dan kalender juga ada dimuat, juga di tiap SKPD supaya pegawai bisa menerapkan,” ucap wali kota pada syukuran yang dirangkai dengan Launching Media Informasi Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat (Mahakam) baik melalui website www.mahakamtpid.org dan SMS gateway (lihat grafis).

Jaang menyebutkan belakangan ini banyak menerima SMS, baik dari staf maupun warga terkait perilaku dari jajaran pegawainya, sehingga menurutnya sangat penting untuk kembali mengingatkan 5 prinsip bekerja dengan hati melayani rakyat. “Pertama, menjaga dan memelihara kehormatan sebagai abdi masyarakat dan abdi negara dari hal-hal yang tidak terpuji. Tingkah laku dan perbuatan harus dijaga. Jangan sampai ada keterlanjuran. Makanya kita harus saling mengingatkan, daripada nanti ada keterlanjuran,” tegas wali kota di hadapan ketua DPRD Samarinda Siswadi, Kapolres Antonius Wisnu Sutirta, Dandim Dody Muhtar Taufik dan Sekkot Zulfakar Noor serta jajaran pejabat. “Sayang, kita kerja berpuluh tahun, sudah banyak pengorbanan dan prestasi yang kita raih. Apalagi kita merintis bekerja mulai dari honor, staf dan sampai memegang jabatan.

Tapi jelang akhir karir PNS, malah terjadi kasus. Jangan sampai ini terjadi, kunci kita semua harus saling mengingatkan dan harus mau diingatkan, daripada nanti ada keterlanjuran,” pesan Jaang yang hadir bersama ketua PKK Samarinda Puji Setyowati Jaang. Poin kedua, lanjutnya pegawai harus tanggap terhadap kepentingan masyarakat. “Saya seperti dokter umum, bermacam warga dengan berbagai persoalan harus diterima. Tadi sebelum ke sini, habis subuh sampai jam 7 pagi sudah menerima tamu.

Bahkan ada juga yang tanya kemana mencari orang pintar. Artinya saya minta semua aparat harus siap kapanpun melayani kepentingan warga, terlebih lagi Lurah dan Camat, walaupun tengah malam juga harus siap,” pesannya. Prinsip ketiga, katanya pegawai harus empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Jangan sampai sia-sia program pro rakyat kita dengan anggaran tidak sedikit, karena kita tidak empati dalam memberikan pelayanan,” imbuhnya. Prinsip keempat, sambung Jaang lagi, pegawai harus bekerja dengan disiplin, bertanggung jawab, ikhlas dan gembira, karena bekerja dengan ikhlas adalah ibadah. “Ini ada sms dari staf, ada kepala seksi di kelurahan tertinggi (Pulau Atas, red) yang hanya menyetorkan jari untuk absen, pagi dan sore.

Terima kasih kepada staf yang sms ini. Kita akan berikan sanksi atas perilaku ini. Bagaimana bisa bekerja maupun melayani warga, kalau hanya setor jari aja,” tegasnya. Prinsip terakhir, sebut Jaang, harus selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

5 PRINSIP BEKERJA DENGAN HATI MELAYANI RAKYAT

  1. MENJAGA DAN MEMELIHARA KEHORMATAN SEBAGAI ABDI MASYARAKAT DAN ABDI NEGARA DARI HAL-HAL YANG TIDAK TERPUJI
  2. TANGGAP TERHADAP KEPENTINGAN MASYARKAT
  3. EMPATI DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT
  4. BEKERJA DENGAN DISIPLIN, BERTANGGUNG JAWAB, IKHLAS, DAN GEMBIRA KARENA BEKERJA DENGAN IKLAS ADALAH IBADAH
  5. SELALU BERUSAHA UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI KEPENTINGAN DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT XXXXXXXXX

Penyegaran Pejabat di Awal 2014

Berita Sebelumnya

Walikota Terima Zakat Awards 2014

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar