117 Kali

SAMARINDA. Pemkot Samarinda melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda membantu kemudahan dalam pembuangan sampah pasca banjir hingga 23 Juni.

"Masa tanggap darurat diputuskan hingga 21 Juni. Kita memberi toleransi membantu pengangkutan sampah pasca banjir hingga 23 Juni atau dua hari setelah berakhirnya masa tanggap darurat," ucap kepala DLH Samarinda Nurrahmani kepada wartawan, Selasa (18/6).

Yama--demikian Nurrahmani disapa mengatakan sudah meminta bantuan Camat dan Lurah yang wilayah terdampak banjir agar menginformasikan kepada warganya.

"Kita mengharapkan warga segera mengeluarkan sampah pasca banjir atau barang-barang yang sudah tidak bisa digunakan lagi. Kalau bisa membuang ke TPS lebih baik, kalau tidak bisa, warga boleh mengumpulkan di suatu tempat, kemudian petugas kami yang datang mengambilnya," imbuh Yama.

Bantuan meringankan warga membuang sampah pasca banjir, sebut Yama diberi batas waktu hingga tanggal 23 Juni.

"Kalau tidak dibatasi dikhawatirkan nanti malah keterusan sampahnya dikumpulkan di selain TPS, sehingga bermunculan TPS-TPS ilegal yang akan menggangu rutinitas pengangkutan sampah di TPS yang sudah ada selama ini," ucapnya.

Makanya lanjut Yama bantuan pengangkutan sampah pasca banjir diberi waktu dua hari setelah masa tanggap darurat.

"Untuk itu, jika yang belum mengeluarkan supaya segera. Tapi jika ada yang mau membuang lewat di tanggal 23 Juni, harus dibuang di TPS. Bukan lagi petugas yang jemput bola. Seperti sekarang ini, warga mengumpulkan terus menelpon ke kami untuk diangkut," terangnya.

Selain itu, kata Yama pembatasan ini dilakukannya agar pembersihan pasca banjir tidak dilakukan berlarut-larut. 

Yama mengingatkan kepada  dunia  usaha  yang  terkena  dampak  banjir  dan yang  bersangkutan  memiliki  angkutan   representatif agar tidak  menumpuk buangannya  ke TPS.

"Sesuai kewajibannya  mereka membuang  ke TPA. Kami yakin Lurah  dan Camat   membantu  kami  dalam menginfokan dan mengajak  masyarakat untuk bergerak bersama mengatasi sampah pasca banjir," tandasnya.

Bukan hanya itu, mantan Camat Sungai Kunjang ini mengingatkan pula agar tidak ada penumpukan sampah di median  yang ada  tanaman.(kmf2)

Penulis/Editor: Doni

500 Personil Gabungan Perangi Sampah Pasca Banjir

Berita Sebelumnya

Abdoel Moies Hassan, Pantas Sandang Pahlawan Nasional

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar