53 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Samarinda terus gencar mengkampanyekan  pangan lokal yang bergizi dan sehat. Seperti yang dilakukan Kamis (1/7/2021) pagi di Pondok Pesantren Hidayatullah, Jalan Perjuangan, Samarinda Utara. 

Kegiatan pengadaan keragaman komsumsi pangan ini sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2012 tentang keanekaragaman pangan sebagai upaya untuk ketersediaan dan komsumsi pangan. Di samping itu juga, DKP melaksanakan Praturan Presiden (Perpres) Nomor 22 Tahun 2009 yang menjelaskan bahwa penganekaragaman komsumsi pangan merupakan upaya untuk membudayakan pola komsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.


Dalam sambutannya, Plt Kepala DKP Kota Samarinda, Nurul Hudayanti mengatakan semua pangan yang ada merupakan pangan berbahan dasar sayuran dan buah-buahan. Sehingga diharapkan bisa memperoleh gizi yang seimbang dan aman.

"Kegiatan promosi pangan lokal ini sendiri adalah yang kelima kalinya dilaksanakan DKP Kota Samarinda. Kalau untuk hari ini, yang kami sasar adalah anak-anak dari pesantren. Sehingga di samping memenuhi kebutuhan gizi, juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengenal potensi pangan lokal yang ada di Samarinda," katanya. 


Adapun kampanye keanekaragaman pangan ini dari sisi ekonomi, diharapkan dapat menjadi strategi untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang baru dalam upaya menciptakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis pangan lokal. Ini tentu saja sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun-Dr H Rusmadi yaitu penciptaan 10.000 wirausaha baru di Kota Samarinda. Juga merupakan salah satu program unggulan dari Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Samarinda dalam upaya kampanye pangan lokal.

"Dari kegiatan hari ini, kami mencoba mensosialisasikan pangan lokal sebagai alternatif sumber karbohidrat sekaligus memperkenalkan potensi pangan lokal yang ada di Kota Samarinda. Untuk kegiatan ini, akan terus berlanjut dan bahkan tujuan kami ke depan dalam setiap pertemuan baik itu kedinasan maupun sektor pariwisata dalam hal ini adalah seperti perhotelan, rumah makan, ataupun pertemuan lainnya, bisa menampilkan suatu jenis pangan lokal. Sehingga di samping bisa meningkatkan pendapatan petani, juga kita bisa terbiasa dengan mengkomsumsi pangan yang tidak berasal dari tepung saja" ungkap Nurul. (VIN/HER/KMF-SMD)


Pemkot Samarinda Perkuat Linmas hingga Kecamatan

Berita Sebelumnya

DLH Resmi Tarik Retribusi Sampah, Wawali Beri Apresiasi

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar