31 Kali

YOGYAKARTA. Dinas Komunikasi  dan Informatika (Diskominfo) kota Samarinda, terus berupaya meningkatkan kemampuannya disegala bidang. Meski diakui, Diskominfo Samarinda telah banyak mengalami peningkatan  yang cukup pesat, namun tetap berkeinginan untuk menyerap program-program dari daerah lain di Indonesia. 

Terkait masalah tersebut,  mulai tanggal 22 hingga 24 April 2019, rombongan Diskominfo melakukan studi tiru di kantor Diskominfo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Dalam kunjungan ke Diskominfo DIY , Kadis Kominfo yang diwakili kepala bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi Syamsul Anwar menjelaskan, Kominfo DIY dinilai memiliki keunggulan dari program- program yang berjalan. 

Terkait masalah itu, Diskominfo kota Samarinda, ingin menyerap langkah- langkah yang telah dilakukan oleh Diskominfo DIY khususnya di bidang Informasi Komunikasi Publik ( IKP) yang telah kenyang pengalaman, imbuh Syamsul dihadapan petinggi Bidang IKP Diskominfo DIY.

Rahmat Sutopo selaku kepala Bidang IKP menjelaskan, program - program yang telah dilaksanakan, terus dilakukan evaluasi minimal enam bulan sekali, apakah ada kekurangan- kekurangan  yang harus diperbaiki. Dengan adanya Tim Monev ( Monitoring dan Evaluasi), maka program yang dijalankan di tengah masyarakat, akan berjalan maksimal. 

Seperti halnya dalam mempublikasikan kegiatan Pemerintah daerah, pihaknya memiliki strategi melalui berbagai saluran. 

Warga Yogya dikenal melek tehnologi dan pemerintah memiliki perangkat tehnologi, maka dua saluran itu yang di tempuh. 

Misalnya terkait dengan IT , pihaknya memiliki E Lapor , itu memfasilitasi masyarakat yang memahami terhadap tehnologi, melek tehnologi untuk menyampaikan keluhan dan masukkan dan sebagainya. 

Dalam menyampaikan informasi itu, bidang IKP juga pernah mendapat komplain dari masyarakat apabila hal itu bertentangan dengan masyarakat dan ini bisa menjadi senjata makan tuan.  Ditambahkan Rahmat, melalui media tradisional seperti ketoprak, berbagai pesan pemerintah, juga disampaikan. Dengan model sederhana ini, maka semua informasi, dapat mudah dicerna oleh masyarakat, misalnya masalah menangkal berita Hoax dan ujaran kebencian lainnya. 

Selain itu juga yang paling penting  Medsos. Diskominfo DIY memiliki Brekudu Cyber ( pasukan cyber)yang banyak bergerak memperbanyak kontent-kontens positif di medsos yang bekerjasama dengan Masyarakat Digital Yogya' Masjo' mengisi konten-konten positif di medsos. 

"Dalam pemilu 2019, terus menerus mengajak masyarakat dalam Pemilu Damai melalui berbagai media, seperti medsos, vidio tron dan media tradisional lainnya," ucap mantan Redaktur Pelaksana Harian Swara Kaltim ini.

Selain ke Diskominfo DIY,  rombongan Kominfo Samarinda berkunjung ke Lembaga Pendidikan Smile Grup. 

Smile Grup merupakan lembaga pendidikan pelatihan Jurnalistik, yang cukup berpengalaman.(kmf)

Penulis: Setyabudi

Jaang : Kota Jasa Harus Memaksimalkan Pajak

Berita Sebelumnya

Perkuat Peran dan Fungsi, Gelar Rakor Kelitbangan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar