82 Kali

SAMARINDA. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Samarinda mengajak segenap masyarakat untuk bisa menyampaikan aspirasinya terkait pelayanan Pemerintah melalui saluran resmi.

Salah satunya melalui pengaduan online berupa aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional - Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR). Seperti yang dilakukan Selasa (04/02) siang di GOR Segiri Samarinda. Masih dalam rangkaian kegiatan Pekan Raya Samarinda (PRS) Tahun 2020 yang melibatkan sejumlah mahasiswa dari Universitas Mulawarman (Unmul).

 

Dalam kegiatan bertajuk kampanye reaktif SP4N-LAPOR ini, diharapkan mahasiswa yang menjadi audiens bisa menjadi agen dalam hal mengkampanyekan SP4N-LAPOR sebagai aplikasi yang menjadi kanal resmi milik Pemerintah untuk menampung aspirasi warga.

 

"Ini pertama kali kami adakan dengan audiens khusus mahasiswa. Selama ini audiensinya masyarakat luas. Kami yakin bahwa mahasiswa sangat dipercaya masyarakat. Karenanya kami berharap supaya apa yang didapat disini bisa disampaikan ke masyarakat luas. Biar masyarakat bisa menyampaikan aspirasi kepada Pemerintah melalui saluran yang tepat," ujar Kepala Diskominfo Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayattulah saat membuka kegiatan dimaksud.

 

Dia menjelaskan, SP4N-LAPOR ini merupakan pengganti kotak pos 5000 dulu.

 

"Dulu, apalagi di zaman Presiden Soeharto kalau ada yang menyampaikan aspirasi atau pengaduan melalui Kotak Pos 5000, maka pasti sangat heboh dan itu wajib ditindaklanjuti. Begitu juga dengan SP4N-LAPOR sekarang, wajib kita tindaklanjuti semua laporan yang disampaikan,” ucapnya.

 

Karena menurutnya, dimonitor langsung oleh Kementerian maupun Ombudsman.

 

“Jadi Insya Allah, semua pengaduan pasti ditindaklanjuti. Apalagi di aplikasi ini diwajibkan untuk menindaklanjuti laporan ini tidak lebih dari 5 hari," tukasnya.

 

Saluran aspirasi ini lanjut Dayat-sapaan akrab Aji Syarif Hidayattulah, tentunya berbeda dengan media sosial. Diakuinya, saat ini banyak warga yang lebih sering menyampaikan aspirasi dan keluhannya melalui medsos. Padahal di medsos itu tidak mungkin ditindaklanjuti dengan solusi konkrit.

 

"Karenanya mulai sekarang, sampaikan aspirasinya melalui SP4N-LAPOR agar langsung bisa ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Misalkan ada dugaan pungutan liar, bisa saja diadukan. Pasti langsung ditindaklanjuti," ungkap Dayat.

 

"Bisa juga mahasiswa kalau mau menyampaikan aspirasi atau menanyakan informasi terkait beasiswa atau malu mengadu bisa disampaikan melalui SP4N-LAPOR ini. Nanti setelah diverifikasi Kementerian akan direkomendasikan ke kita di Unmul. Pasti akan kita tindak lanjuti," tambah Firdan Fahrizal, staf Humas Unmul yang menjadi narasumber.

 

Selain Firdan, ada pula sejumlah narasumber berkompeten lainnya. Diantaranya Kabag Kerjasama dan Humas Unmul Ahmad Mauluddin, Kasubbag Humas Unmul Dewi Noviriyanti, serta Kabid Pengelolaan dan Pelayanan Informasi (PPI) Diskominfo Kota Samarinda Euis Eka April Yani selaku keynote speaker alias pembicara kunci. (KMF3)

 

Penulis: Herman —Editor: Doni

Lantik 15 Kepsek, Sekda Ingatkan Tak Minder Jabatan Fungsional

Berita Sebelumnya

Tabligh Akbar Bersama Ustadz Arifin Nugroho

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar