3812 Kali

SAMARINDA.KOMINFONEWS - Dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung program Probebaya, Pemkot Samarinda melalui Dinas Tenaga kerja Kota Samarinda bekerjasama dengan  Balai Pelatihan dan Vokasi Produktivitas, mengadakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi tahap 3.

Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Samarinda ini diikuti sebanyak 256 peserta yang seluruhnya berasal dari Kota Samarinda. Menurut Plt. Kepala BPVP (Balai Pelatihan dan Vokasi Produktivitas) Amran, seluruh peserta akan mengikuti beberapa program pelatihan.

"Peserta pelatihan adalah pencari kerja yang berasal dari Kota Samarinda dan sekitarnya, dengan jumlah peserta sebanyak 256 orang dengan 16 program pelatihan. Dan untuk masing-masing program pelatihan akan diikuti oleh 16 peserta. Program pelatihan terdiri dari 10 program pelatihan reguler yang direkrut oleh BPVP Samarinda, 6 program pelatihan yang dikhususkan untuk mendukung program Probebaya Pemerintah Kota Samarinda" Jelas Amran.


Program pelatihan yang dikhususkan untuk mendukung program Probebaya Pemerintah Kota Samarinda antara lain, menjahit pakaian wanita dewasa 16 orang, teknisi AC perawatan residensial sebanyak 16 orang, pembuatan roti dan kue 16 orang, pelatihan barista 16 orang. Dengan total peserta se Kota Samarinda sebanyak 64 peserta. Menjahit pakaian dewasa MTU Kelurahan Gunung Kelua 16 orang, teknisi Telepon seluler yang dilaksanakan di kantor Disnaker Kota Samarinda sebanyak 16 orang.

Wakil Walikota Samarinda, Dr H Rusmadi mengapresiasi program yang diprakarsai oleh Disnaker Kota Samarinda dan Dinas Sosial Kota Samarinda bekerjasama dengan Balai Pelatihan dan Vokasi Produktivitas, Kementerian Tenaga Kerja RI.

"Pelatihan berbasis kompetensi ini permulaan yang sangat bagus dalam membangun peradaban. Begitu pentingnya kompetensi di dalam membangun negeri ini, terutama dalam upaya kita untuk meningkatkan produktivitas bangsa. Khususnya warga Kota Samarinda," ujar Rusmadi.


Menurut dia, kompetensi dalam pengertian sederhana ini adalah kemampuan perorangan, individu yang bukan hanya di ukur dengan pengetahuan dan keterampilan kita, tetapi lebih luas daripada itu, justru adalah sikap, nilai didalam kita merespon menyikapi tugas tugas yang diberikan kepada kita. Apakah kita cepat merespon tugas perseorangan yang dihadapi. 

"Bangsa ini tidak mungkin menjadi bangsa yang besar tanpa adanya kompetensi, kalau produktivitas kita rendah," lanjut Rusmadi.

Pasangan Wali Kota Samarinda Dr H Andi Harun ini pun berharap agar dengan adanya pelatihan ini, kandidat-kandidat tenaga kerja dari Kota Samarinda bisa maju ke pasar kerja dengan membawa kompetensi yang baik, dan bisa bersaing dalam industri nasional bahkan Internasional. (THR/ASYA/KMF-SMD)

Audensi Bersama Pengurus KTNA, Andi Harun Serap Aspirasi Para Petani

Berita Sebelumnya

Wali Kota Ikuti Rakornas Wasin BPKP 2022

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar