232 Kali

    SAMARINDA. Pemerintah sebagai penanggung jawab penanggulangan bencana dalam situasi tidak terjadi bencana juga bertanggung jawab melakukan pengurangan risiko bencana, yang merupakan kegiatan untuk mengurangi ancaman dan kerentanan serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana.

    "Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana menegaskan bahwa salah satu kegiatan yang dilakukan dalam pengurangan risiko bencana adalah peningkatan komitmen terhadap pelaku penanggulangan bencana," ucap Plh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda  Dr Aji Syarif Hidayatullah dalam Rapat Koordinasi Pemasangan Rambu dan Papan Informasi Bencana di Ruang Rapat Wawali balaikota, Jumat (21/12) Pagi.

    Plh Kepala Dinas BPBD Kota Samarinda Menurut Dayat--demikian Aji disapa, kegiatan untuk mengurangi bencana itu seperti pemasangan rambu dan papan informasi.

    Namun ditegaskannya sosialisasi perlu ditingkatkan sebelum melakukan pemasangan rambu rawan bencana, Menurutnya apabila itu tidak disosialisasikan masyarakat yang melihat rambu tersebut tidak mungkin akan bertanya kepada BPBD pasti mereka akan bertanya kepada lurahnya.

    “Apa lagi bila rambu itu terpasang di tanah masyarakat, pasti harga jual tanah itu akan menurun dengan adanya rambu tersebut, oleh sebab itu sosialisasi perlu ditingkatkan,” kata Dayat.

    Dengan petunjuk teknis ini diharapkan, Dinas terkait, Lurah, Camat, pengelola bencana dan masyarakat memahami standar teknis tata cara pemasangan dan konstruksi serta jenis rambu dan papan informasi Evakuasi bencana.

    Sementara itu, BPBD Provinsi Sabaraji menyampaikan proses realisasi rambu dan papan informasi kebencanaan akan melalui beberapa tahap yakni rancangan pemasangan dan sosialisasi. Untuk itu, ia meminta seluruh elemen baik pemerintah maupun swasta di daerah terutama agar berpartisipasi aktif mensukseskan program ini.

    “Kebutuhan masyarakat tentang informasi menjadi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

    Sementara Direktorat Kesiapsiagaan Subdit Penyiapan Sumber Daya Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) Wulan mengatakan sebenarnya ada dua kota yang mendapatkan kegiatan pemasangan Rambu yaitu Kota Samarinda dan Kota Balikpapan.

    “Didalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) antara BNBP dan BPBD di Tahun 2017, disitu seluruh BPBD Provinsi mengusulkan untuk mendapakan kegiatan Nasional salah satunya adalah pemasangan rambu,” ungkap Wulan.

    Ada 10 Kabupaten/Kota BPBD yang mendapatkan kegiatan rambu yaitu Kab. Lombok tengah, Samosir, Magelang, Pontianak, Samarinda, Malang, Sleman, Simarungun, Cirebon, dan Kota Balikpapan. (kmf7)

Penulis: Alif Akbar

Peringati Hari Ibu, Organisasi Wanita Gelar Bhakti Sosial

Berita Sebelumnya

Serahkan 28 Motor Pemadam, 29 Motor Pengangkut Sampah

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar