110 Kali

Mulai Kader Posyandu Tertua hingga Satpam Perempuan Penggagal Pencurian

    SAMARINDA. Bertabur apresiasi pada puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke 90 tingkat kota Samarinda yang diberikan kepada mereka para perempuan inspiratif dan berjasa di kota Samarinda.

    Peringatan hari ibu ke-90 tahun bertema "Bersama Perempuan dan Laki-laki Mewujudkan Ketahanan Keluarga Menuju Indonesia Sejahtera" tingkat kota Samarinda diawali upacara di aula Rumah Jabatan Walikota, Senin (17/12), kemudian pemberian apresiasi kepada para perempuan berjasa dan empat orang kategori Gender Champion.

    Perempuan berjasa, mulai dari Penyuluh Pertanian Perempuan berjasa Ratna Diana, guru TK Perempuan berprestasi Jumiati, penyapu jalan perempuan Marsiyah, ketua RT Perempuan berprestasi Testi Tapat, kader Posyandu berprestasi yang terus menjadi kader hingga sekarang berusia 79 tahun Rohana, Satpam Perempuan (Samarinda Square) Mariyani berjasa mengungkap pencurian dan Pengawas Lalu Lintas Ike Susanti.

    Sedangkan Gender Champion, Puji Setyowati sebagai penggerak Wanita dalam pembangunan, Noor Azidah Aziz sebagai pembina UKM kelurahan Bukuan dan kecamatan Samarinda Seberang, Sarmi kader Kesehatan Kelurahan Sindang Sari kecamatan Sambutan 

    Staf Ahli Walikota Samarinda Nina Endang Rahayu dalam amanat upacara yang membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise mengharapkan PHI mampu mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. 

    Perempuan jika diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya. Saat ini bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan,” ucapnya.

    Disebutkan juga perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang sadar dan memahami memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan laki-laki. “Perempuan dan laki-laki keduanya adalah "partnership" sekaligus sumber daya insani yang menentukan keberhasilan pembangunan nasional,” imbuhnya.

    Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nurul Mu’minayati mengatakan kegiatan PHI ini untuk mengenang dan menyegarkan kembali ingatan akan pentingnya pemahaman dan penghayatan serta arti perjuangan dan kebangkitan kaum perempuan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kebangkitan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. 

    “Kita juga ingin meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap peran dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam upaya peningkatan keutuhan dan kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui peningkatan kualitas peran-sertanya baik peran pribadi, mandiri, maupun organisasinya dalam berbagai aktivitas pembangunan,” ucapnya.

    Nurul juga menyampaikan terima kasih terhadap dukungan OPD OPD di jajaran Pemkot maupun organisasi organisasi perempuan di kota Samarinda yang memberikan dukungan kebersamaan melaksanakan PHI ke 90 tahun 2018.(kmf2)

Penulis: Doni

Tekan inflasi, Pemkot Kerjasama Tiga Daerah. Pasokan aman, bantu pedagang dan petani

Berita Sebelumnya

Terus Genjot Smart City, Kini Evaluasi Tahap II

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Informasi OPD

Tinggalkan Komentar