19 Kali

SAMARINDA. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda bakal atur skema penjualan bawang putih untuk kelompok rumah tangga. Hal ini untuk menyikapi mulai resahnya masyarakat terhadap naiknya harga komoditas bawang putih yang meroket hingga mencapai Rp 120 ribu per kilogram. 

Sekretaris Kota Samarinda Sugeng Chairuddin, saat memimpin rapat pengendalian harga bawang putih, Senin (6/5) di Balaikota, menyampaikan skema yang bakal dimainkan nanti sama persis dengan sistem pendistribusian beras Raskin.

"Dalam skema ini PDPAU , Kecamatan, Kelurahan hingga RT bakal terlibat. Dimana kita akan menjual harga bawang putih jauh dari harga pasar," kata Sugeng.

Terkait kepastian nilai harganya sendiri, Ia belum berani menyebutkan sampai stok bawang putih tiba pada hari Kamis nanti. "Intinya lebih murah,"celetuknya.

Nantinya begitu tiba di Samarinda sambung Sugeng, bawang putih  tadi akan di stok di gudang milik PDPAU sebanyak 58 ton. Sebelum didistribusikan ke warga, peran lurah dan RT sangat diharapkan disini untuk mendata kebetuhan warga tiap rumah akan bawang putih tadi.

"Kalau memungkinkan masing-masing RT nanti kita bakal stok sebanyak 29 kilo bawang putih. Jadi warga tinggal beli ke RT saja sesuai kebutuhan,"kata Sekda Samarinda ini.

Sebenarnya ia tambahkan, skema penjualan yang nanti bakal dilakukan merupakan inovasi baru. Kalau pun berhasil bakal diterapkan pada bahan pokok yang memicu naiknya inflasi. Sehingga dengan skema tadi setidaknya tengkulak tidak lagi ugal-ugalan menjual kebutuhan dengan harga tinggi.(KMF4)

Penulis: Ahmad Haidir

Walikota Ingatkan Bahaya Kebakaran di Ramadhan

Berita Sebelumnya

Di Samarinda, Hilal Terhalang Mendung

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar