46 Kali

BOGOR. Walikota Samarinda Syaharie Jaang menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ibu negara Kristiani Herawati isteri tercinta Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di National University Hospital (NUH) Singapura.

"Innalilahi wa innailaihi Rojiun. Atas nama pemerintah kota, warga Samarinda, keluarga dan pribadi menyampaikan duka mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah ibu kita Ibu Hj Ani Yudhoyono. Mari kita doakan, semoga Allah SWT melimpahkan pahala dan  menempatkan surga yang layak. Selamat jalan Ibu Negara, rakyat akan selalu  mengenangmu," ucap Jaang.

Tidak hanya itu, walikota Samarinda yang cukup dekat dengan Presiden RI ke 6 dan Ibu Negara itu, bersama isterinya Puji Setyowati juga melayat langsung ke rumah duka di Cikeas, Bogor.

Untuk memberikan penghargaan dan ikut mendoakan, Walikota Samarinda shalat jenazah dan tahlilan di pendopo Puri Cikeas, Bogor dengan imam Habib Muhammad Empang sebelum jenazah Ibu Negara RI ke 6 Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono dimakamkan.

"Orangnya ramah dan perhatian. Setiap kali bertemu, beliau yang menyapa duluan. Bahkan selalu menanyakan isteri saya, gimana kabarnya. Salam yah," tutur Jaang.

Senada juga disampaikan Puji yang juga cukup dengan urusan sebagai ketua Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

"Di era beliau yang memprogramlan Rumaj Pintar, yang sekarang masih memberi manfaat. Di Samarinda namanya Rumpin Syejati,"ucap Puji 

Selain itu, lanjut Puji, Ibu Ani menjadi bagian sejarah "reinkarnasi" Sarung Samarinda. Melalui program Dekranas Berserri--Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan, Rapi dan Indah, menjadikan Kampung Tenun sebagai Destinasi Nasional. "Diapun pernah mengenakan baju sarung Samarinda motif Pucuk So'bi saat wawancara televisi nasional," beber Puji singkat. (kmf2)

Penulis/Editor: Doni

Pemkot Samarinda Bukber dengan Puluhan Komunitas Kreatif

Berita Sebelumnya

FPK Sebar Satgas Di 7 Masjid Besar

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar