68 Kali

    SAMARINDA. PT Pertamina (Persero) menampik kabar kelangkaan elpiji subsidi 3 kilogram (kg) di wilayah Kelurahan Pelita dan Kecamatan Palaran. 

    Sales Eksekutif PT Pertamina Widhi Hidayat mengatakan, untuk Desember ini persediaan gas elpiji bersubsidi 3 Kg cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga bulan Desember.

    " Kondisi Samarinda untuk suplai elpiji 3 Kg sudah mencapai 96 persen, artinya ada bufer 4 persen dan saya pikir cukup hingga akhir Desember, " tutur Widhi dalam rapat kelangkaan elpiji 3 Kg di kelurahan Pelita, Selasa (18/12) sore, di Balaikota.

    Sehingga ia memastikan, untuk penyaluran elpiji dari Pertamina sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

    "Kalau dibilang langka saat ini hanya terjadi cuma di Balikpapan dan Penajam sejak satu bulan yang lalu dan hingga sekarang masih belum pulih," urainya.

    Jika terjadi kelangkaan di Kelurahan Pelita, menurut Widhi mungkin  dipengaruhi isu kelangkaan elpiji yang terjadi di daerah lain sehingga menjadi keresahan bagi warga. Akibatnya kata dia yang seharusnya satu kepala keluarga mendapatkan satu tabung, karena isu tersebut bisa sampai membeli dua tabung elpiji. 

    Belum lagi ditambah spekulan yang membeli tabung elpiji dari masing-masing pegecer lalu menjualnya ke luar Samarinda  tentu menjadi faktor penyebab kelangkaan elpiji di suatu wilayah.

    "Oleh itu melihat ulah dari spekulan ini, kami sepakat agar mobil agen saat sekarang harus mempunyai papan nama resmi untuk membedakan mana yang agen resmi atau tidak, maksudnya agar tidak ada spekulan,"sebut dia.

    Selain pihaknya juga, terus melakukan monitoring dan pengontrolan dengan mengandeng pihak perbankan untuk mengurangi tingkat kecurangan di pihak agen. Sehingga lewat monitor tadi, tidak ada lagi pengurangan jatah warga miskin untuk penggunaan gas elpiji 3 Kg.

    Mengingat untuk Desember sendiri,  pihaknya sendiri telah melakukan langkah antisipasi penambahan suplai tabung gas elpiji 3 Kg menjadi  28 ribu tabung per hari untuk wilayah Samarinda .

    "Artinya ada penambahan 1.000 tabung perhari khusus untuk Desember. Harapan kita penambahan ini tidak dimanfaatkan pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan," pintanya.

    Sementara, Kepala Bagian Ekonomi Pemkot Samarinda Ibrahim menambahkan jika Pemerintah dalam waktu dekat akan menggelar operasi pasar terhadap kelangkaan tabung gas 3 kilogram di Kelurahaan Pelita.

    Nantinya bersama Pertamina, pihaknya akan melakukam survei harga eceran tertinggi.

    "Kita agendakan sebelum libur natal akan kami pantau persediaan stok gas elpiji mulai dari tingkat agen hingga pengecer,"kata Ibrahim.

    Operasi ini, maksudnya untuk memastikan apakah betul ada kelangkaan seperti di Kelurahan Pelita. Sembari dalam operasi nanti Pemerintah juga mengawasi para spekulan yang bermain dalam kelangkaan stok elpiji tadi.

    "Harapan pemerintah warga tidak perlu panik menyikapi isu kelangkaan elpiji 3 Kg hingga membeli diluar kebutuhan. Karena Pertamina sendiri telah memastikan bahwa stok gas elpiji 3 Kg aman. Bahkan ada penambahan 1000 tabung per hari khusus bulan Desember," pungkasnya mengakhiri. (kmf4)

Penulis: Echa

Prihatin, Jaang Langsung ke Lokasi Kebakaran

Berita Sebelumnya

Mahasiswa Kepolisian Lakukan Penelitian di Pasar Segiri

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar