20 Kali

SAMARINDA. Jelang bulan Ramadhan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin mengingatkan kepada seluruh OPD terkait harga dan stok kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting) dan barang strategis lainnya agar selalu dijaga.

Menurutnya semua permintaan masyarakat akan barang kebutuhan pokok, akan meningkat. Karenanya, Pemerintah telah melakukan antisipasi dengan melakukan rapat kerja agar jaminan ketersediaan stok sembako diantisipasi sejak dini (22/4).

"Kenaikan harga kebutuhan sembako memang biasanya terjadi di hari besar keagamaan, akan tetapi kita perlu jaga stoknya dahulu," ungkap Sugeng.

Terlepas dari itu lanjut Ibrahim Kabag Ekonomi, semua bapokting yang ada di semua pasar yang ada di Kota Samarinda aman dan terkendali sejak dari pemantauan di bulan Maret lalu. Artinya, semua stok masih tersedia dan tidak mengalami kelangkaan.

"Yang penting bapokting semuanya aman, barangnya ada dan tidak terjadi kelangkaan. Sehingga semua kebutuhan masyarakat atas bapokting bisa dilayani," terangnya.

Mengenai persiapan bulan puasa, Ibrahim belum bisa memprediksi apakah nanti akan terjadi kenaikan ataupun sebaliknya. 

Yang jelas lanjut Ibrahim, semua bapokting harus tersedia disaat memasuki puasa sampai menjelang idul fitri nanti.

"Kami juga akan melakukan pemantauan lebih ekstra, saat menghadapi puasa nanti. Hal itu agar tidak ada permasalahan yang bisa membuat masyarakat cemas," tandasnya.

Tapi untuk saat ini semua bapokting normal. Seperti beras masih di angka kisaran Rp9 ribu sampai Rp12 ribu per kilogramnya, kemudian gula pasir tetap Rp12 ribu per kilogramnya, dilanjut dengan minyak goreng normal diangka Rp14 per liter, telor stabil diangka Rp2 ribu per butir, daging sapi masih Rp120 ribu per kilogram dan komoditas lainya juga tergolong stabil.

"Barang-barang bahan pokok dan barang-barang penting strategis lainnya relatif stabil, serta fluktuasi harga masih dalam batas kewajaran. Begitu juga mengenai stok cukup tersedia, serta penyaluran dan pendistribusian barang-barang tersebut dalam kondisi aman dan lancar," kata ibrahim.

Pihaknya terus melakukan pemantauan ke pasar-pasar yang terdapat di Kota Samarinda, jangan sampai terjadi kelangkaan atau mengalami peningkatan harga yang bisa menimbulkan gejolak di masyarakat.

"Pemantauan terus kita lakukan untuk menjamin ketersediaan dan penyalurannya aman," pungkas ibrahim.(kmf7)

Penulis: Akbar

Dibangunkan Intake, Solusi Air Bersih Asrama Yonzipur

Berita Sebelumnya

Bersama Isteri, Jaang Hadiri Haul Akbar Ulama

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar