35 Kali

SAMARINDA. Setelah kota Banjarmasin, 4G LTE Smartfren akhirnya hadir di Samarinda dan Balikpapan, salah satu operator telepon seluler Nasional yang mencoba ingin mengembangkan bisnisnya di kota tepian dengan kode kartu perdana yang diluncurkan adalah Samba (Samarinda – Balikpapan). 

"Kami mewakili Pemkot Samarinda sangat mengapresiasi kegiatan launching 4G LTE Smartfren ini, dalam bulan berkah puasa akhirnya kita bisa bersilaturahim dengan managemen Smartfren untuk mengembangkan produknya di Kota Samarinda,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda Sugeng Chairuddin dalam sambutannya mewakili Walikota Samarinda Syaharie Jaang pada launching yang dirangkai buka bersama di hotel Bumi Senyiur, Rabu (16/5) sore.

Memang sebut Sugeng dengan hadirnya Smartfren tentu akan memberi warna baru pada dunia operator telepon seluler di Samarinda. 

“Samarinda memang terkenal dengan kota jasa dan perdagangan karena tidak punya sumber daya alam untuk dijadikan PAD sehingga Pemkot Samarinda membuka seluas–luasnya kepada investor yang akan berinvestasi di kota tepian seperti Smartfren, karena jasa dan perdagangan menjadi tulang punggung Kota Sasmarinda sampai sekarang,” jelas Sugeng yang hadir bersama Kepala Dinas Kominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah.   

Menurutnya fengan kehadiran smartfren menjadikan harapan besar karena Kota Samarinda sedang mengembangkan Kota Smartcity yang lebih cepat lagi yang tentunya sangat memerlukan jaringan–jaringan cepat seperti ini agar pelayanan kepada masyarakat bisa terlaksana dengan sebaik – baiknya. 

Selain itu Pemkot Samarinda menyampaikan apresiasi kepada managemen Smartfren yang memilih Kota Samarinda menjadi salah satu project di Indonesia. 

“Dan kami sangat bangga karena Smartfren juga dapat melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan seperti yang kita lihat bersama dengan kepedulian menyantuni salah satu panti asuhan yang ada di Samarinda dalam rangkaian acara launching kartu perdana kami harap bisa jadi penyemangat lagi untuk masyarakat Samarinda,” tutur Sugeng.   

Sementara itu Aji Syarif Hidayatullah menambahkan dalam sesi tanya jawab bahwa topografi Kota Samarinda yang tidak rata dengan Base Transceiver Station (BTS) yang ada juga salah satu sebab tidak ratanya jaringan operator telepon seluler yang belum sampai di pinggiran kota. 

“Kami sangat apresiasi dengan apa yang ditawarkan Smartfren sangat luar biasa dengan obral bonus dan kuota murahnya. Tetapi harapan Pemkot Samarinda jangan hanya promo bonus dan kuota murahnya saja yang ditawarkan kerena rata–rata operator lainnya juga kurang lebih juga sama menawarkan bonus–bonus paketan, tetapi jangkauan sampai ke Kecamatan pinggir kota juga perlu diperhatikan seperti Palaran dan Pampang karena sampai sekarang masih banyak pinggiran Kota Samarinda yang masih Blank Spot," bebernya. 

Diskominfo Kota Samarinda sebutnya sangat welcome dengan menunjukkan daerah mana saja yang masih kurang jaringan dengan peta yang dimiliki, bila Smartfren mau mengembangkan jaringan sampai ke pinggiran kota.

Dan dalam obral bonus juga paketan murah ini Walikota Samarinda juga berpesan yang dititipkan kepada Kadiskominfo untuk membangun Kota Samarinda secara kondusif dengan kehadiran operator Smartfren diharapkan dengan operator lainnya tetap terjaga dengan persaingan sehat. “Kami terus memotivasi masyarakat milenial untuk terus menggunakan internet yang positif, tidak menyebarkan hoax serta konten yang buruk lainnya,” pintanya.  

Sedangkan Deputi dan CEO Smartfren Joko Tata Ibrahim mengatakan dipilihnya Kota Samarinda untuk berinvestasi dikarenakan dari data survey rata–rata pengguna internet sangat tinggi bahkan sampai urutan 5 besar Nasional setelah Jakarta. Sehingga katanya Smartfren tidak ragu lagi untuk mengembangkan investasi di kota tepian ini dengan beberapa keunggulan yang ditawarkan. 

“Kami mewakili managemen Smartfren sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemkot Samarinda dan seluruh masyarakat yang telah menerima dengan tangan terbuka semoga dengan hadirnya Smartfren lebih bermanfaat lagi di Kota Samarinda. Dan untuk masukan Kadiskominfo Kota Samarinda akan kami jadikan bahan evaluasi karena itu juga salah satu bentuk dalam pengembangan kedepannya,” tutup Joko. (Kmf5)

Penulis: Afdani

Safari Ramadhan di Sempaja Utara, Ajak Amalkan Doa 10 Hari Kedua

Berita Sebelumnya

Diskominfo Gelar Rakor Penguatan Data Kelurahan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar