86 Kali

SAMARINDA. Tensi tinggi jelang pilpres dan pileg 2019, memang terasa di tingkat nasional. Namun kondisi di ibukota Kaltim Samarinda, hingga saat ini tetap kondusif. Tidak ada gesekan-gesekan yang berarti dan masyakatnyapun bisa hidup berdampingan meski ada perbedaan pilihan. 

Kondisi seperti inilah yang mendapat apreasiasi tinggi dari Walikota Samarinda Syaharie Jaang ketika memberikan sambutan dalam Deklarasi Damai Pemilu 2019 yang berlangsung di Rumah jabatan Walikota Samarinda Deklarasi Damai Pemilu Serentak yang dikemas cukup sederhana itu dihadiri juga Kapolresta Vendra Riviyanto, Ketua MUI Samarinda KH Zaini Naim, ketua FKUB Asmuni Alie dan seluruh pimpinan ormas kepemudaan, serta tokoh lintas agama.

Menurut Jaang, suasana kondusif di kota Samarinda berkat kesadaran seluruh elemen masyarakat .

Untuk menjaga kedamaian dan ketentraman, bukan hanya tanggung jawab semata aparat keamanan. Namun seluruh lapisan masyarakat, baik dari kalangan ormas, tokoh masyarakat maupun dari kalangan lintas agama, yang tetap menjalin solidaritas yang tinggi.

Sementara itu Kapolresta Samarinda Vendra menjamin pemilu serentak 2019, yang tinggal dua bulan lagi, kondisi Samarinda akan tetap kondusif. 

Ini juga katanya Berkat kerjasama adengan jajaran TNI, telah melakukan pemantauan di seluruh wilayah kota tepian.

Usai acara dilakukan deklarasi damai pemilu yang dipimpin langsung ketua MUI kota Samarinda KH ini Zaini Na'im yang menyatakan menolak dengan tegas tempat ibadah sebagai arena kampanye politik, penyebaran isu provokatif dan berita bohong (Hoax). Penegasan deklarasi damai dilanjutkan dengan penandatanganan secara serempak oleh seluruh pimpinan ormas, tokoh lintas agama, walikota, kapolresta dan Danramil Samarinda Ulu Simon Magampa yang mewakili Komandan Kodim.(kmf)

Penulis: Setyabudi

Kelurahan Bugis Juara Umum MTQ Samarinda Kota

Berita Sebelumnya

"Jangan Sampai Terbalik Masjid Rasa Langgar, Langgar Rasa Masjid"

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar