57 Kali

SAMARINDA. Walikota Samarinda Syaharie Jaang berkesempatan menghadiri HUT SMPN 10 Ke-35 (4/11) di Halaman SMPN 10, Jl Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang. Agenda tersebut dirangkai dengan Pengukuhan Pengurus Komite dan Alumni SMPN 10 Samarinda.

Dalam sambutannya, Walikota sangat mengapresiasi pembaca doa yang selalu mendoakan para bapak ibu guru yang telah mendahului.

“Alhamdulillah tadi kita mendengarkan doa yang telah dibacakan untuk selalu mengirimkan doa khusus kepada para bapak dan ibu guru yang telah mendahului kita, supaya amal ibadahnya diterima Allah SWT. Kita ketahui para guru kita telah meninggalkan ilmu yang bermanfaat kepada kita semua, semoga para guru kita selalu mendapat kebaikan,” tutur Jaang.

Ditambahkan pula bahwa 35 tahun yang lalu adalah bukan waktu yang singkat. Artinya SMPN 10 telah banyak berkontribusi untuk bangsa dan negara, khususnya Kaltim dan Kota Samarinda.

Pasti alumninya sudah kemana-mana, ada yang jadi pengusaha, guru, ustadz, polisi atau tentara.

“Begitu juga dengan komite harus bisa sering terima masukan, diskusi yang baik, serta kolaborasi antara alumni dan sekolah. Untuk membangun bersama sekolah ini menjadi maju, disegani, berprestasi. Kita tidak berbicara sekolah unggulan atau internasional semua mempunyai kualitas yang sama. Berikan masukan pemikiran, Alhamdulillah lagi kalau bisa berbagi rejeki dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang positif," imbuhnya.

Ia mengajak bagaimana menanamkan motivasi kepada anak–anak tanpa membedakan suku, agama, golongan dan status sosial.

"Itulah kekuatan Indonesia. Bayangkan saja dari berbagai suku itu kalau kita ketemu pasti menggunakan bahasa Indonesia. Saya ingatkan kepada anak-anakku semua, perkembangan zaman sekarang sangat maju dan harus saling dukung mendukung,” jelas pria kelahiran Mahakam Ulu tersebut.

Diingatkan juga sekarang ini tidak ada lagi yang namanya sekolah unggulan atau tidak, semuanya sama termasuk dengan fasilitasnya.

"Khususnya SMPN 10 ini sejak saya jadi Wakil Walikota sudah Adiwiyata, ada UKS. SMPN 10 dengan luas yang begitu bagus, sangat memungkinkan untuk mengembangkan fasilitas dengan membangun 2 tingkat, sehingga bisa bertambah lagi luasnya dan bagian depannya bisa kita bangun taman. Karena apa, disini kan muridnya 1.000 lebih, sehingga harus ditingkatkan kualitasnya," ucapnya.

Sedangkan kalau kantin dan toilet di SMPN 10 menurutnya sudah cukup bagus. Karena kantin yang sehat itu mencucinya harus dengan air yang mengalir, jangan sampai celup-celup seperti orang masa lalu satu ember bisa berulang-ulang nyelup.

"Jadi SMPN 10 menjadi pilihan bagi orang tua wali murid untuk anaknya. Bila dibandingkan dengan sekolah lainnya di Sungai Kunjang ini banyak sekali,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Jaang berpesan kalau bikin acara-acara seperti ini pengisi acara yang disiapkan seperti kesenian dan lainnya itu harus tetap ditampilkan.

“Saya tidak mau ada kejadian lagi seperti di Rumah Jabatan ada kegiatan masyarakat beberapa kelompok anak-anak tidak jadi ditampilkan. Tampil tidak juga lebih dari 15 menit. Saya mau kalau anak-anak sudah disiapkan tampil jangan samapai dibatalkan, kasihan mereka sudah semangat dan persiapannya sangat lama seperti merias, berpanas-panasan dan lainnya,” beber Jaang. 

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 10 Normala menyampaikan acara ini bisa terselenggara atas dukungan komite, alumni dan dari semua keluarga besar sekolah yang memberikan dukungan. (kmf5)

Penulis: Afdani -Editor: Doni

Perdana, FKKIM Terbentuk di Samarinda Ilir

Berita Sebelumnya

Buka Acara Konsultasi Publik, Jaang Sebut Pemindahan Balaikota Misi Serius

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar