104 Kali

SAMARINDA. Dengan keterbatasan dana, walikota Samarinda Syaharie Jaang berharap Kontingen Kota Samarinda tetap bisa mempertahankan Juara Umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VI tahun 2018 di Kutai Timur.


Hal ini diungkapkan Walikota saat Rapat Kerja dan Persiapan Porprov Kaltim di hotel MJ, Kamis (15/11) kemarin.


Rapat ini sendiri membahas persiapan Cabang Olahraga (Cabor) yang siap mengikuti Porprov.

Selain itu anggaran juga menjadi pembahasan didalam rapat tersebut termasuk besaran bonus yang diberikan terhadap atlit peraih emas, perak, perunggu.   


Dalam sambutannya Jaang mengatakan ajang Porprov  ini untuk melihat bagaimana persiapan sekaligus pembinaan olahraga yang ada di daerah masing–masing yang dipertandingkan dari seluruh Kabupaten dan Kota. “Pemerintah Kota Samarinda dengan keterbatasan yang ada tetap menargetkan pada ajang Porprov ini harus maksimal mempersiapkan atlit kita untuk tetap menargetkan mempertahankan juara umum. Kita tahu pasti tuan rumah juga akan menyiapkan persiapan yang matang," tegasnya.


Selain itu, harapannya pelaksanaan nanti juga sukses, sehingga kontingen atlit bisa terus sehat dan selamat sampai pulang kembali ke Samarinda.


Perlu diketahui tahun 2014 Samarinda menjadi juara umum sehingga momentum tersebut bisa dijadikan pelecut semangat bagaimana cara mempertahankan juara umum. Menyinggung masalah anggaran dan besaran bonus yang menjadi isu hangat, Jaang segera memerintahkan Kadispora Kota Samarinda Ibnu Araby untuk mengecek lagi.


“Untuk bonus atlit nanti akan kita lihat besarannya, karena kan harus dicek lagi itu cabornya beregu atau perorangan jelas berbeda dapatnya. Saya menyadari sebagai insan olah raga sebagai ketua Pengprov dan Pengkot, anggaran memang harus bisa terselesaikan sebelum berangkat karena itu juga salah satu penyemangat bagi atlit yang ikut bertanding apalagi dengan target utama bisa mempertahankan juara umum dengan kondsisi yang diketahui bersama.


"Jadi jangan dilihat besar kecilnya nominal anggarannya karena memang menyangkut kemampuan keuangan Pemkot Kota Samarinda. Yang baik dan bagus sudah pasti mahal ada uang ada barang," ujarnya.


Oleh sebab itu diharapkan anggaran yang ada dimaksimalkan dulu.


"Untuk masalah anggaran Insya Allah Senin (20/11) bisa diselesaikan. Tanpa mengurangi rasa hormat saya pelaksanaan dengan keterbatasan yang ada tetap semangat dan maksimal, kita pertimbangkan dengan baik masalah bonus tetapi sewajarnya saja,” pintanya.


Jaang juga  mengingatkan untuk pengelola anggaran, pertanggung jawabannya harus sesuai seperti undang–undang bukan berarti cerewet atau juga bukan berarti mempersulit karena harus saling mengingatkan supaya tidak sampai menimbulkan masalah setelah kegiatan berakhir.


Ketua Koni Samarinda Ade Sukma Yudhi mengatakan pelaksanaan Porprov ini gongnya dan gaungnya dimulai pada 1 Desember yang didahului adanya acara pelepasan Insya Allah tanggal 27 November mendatang akan dilakukan pelepasan atlit di GOR Segiri Samarinda. “Nanti acara pelepasan Insya Allah dilaksanakan (27/11) di GOR Segiri. Total kontingen dari Samarinda atlit 1.195 dan pengurus kepanitiaan cabor 1.300 orang. KONI Samarinda tidak mempermasalahkan anggaran yang diberikan karena memang kondisinya kita ketahui bersama yang terpenting adalah bagaimana menatap suksesnya Porprov di Kutim tersebut,” ungkap Ade.(Kmf5)


Penulis: Afdani

Giliran Masjid di Benanga Terima Ambulans

Berita Sebelumnya

Tangani Banjir, Pemkot Libatkan Swasta

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar