85 Kali

SAMARINDA.Walikota Samarinda Syaharie Jaang penuh semangat menghadiri pemaparan konsep Laporan Akhir Pembuatan Detail Engineering Design (DED) Dermaga Mahakam Ilir atau pasar Pagi di hotel Aston Samarinda, Senin (29/10) kemarin.
Dalam kesempatan itu, walikota didampingi Sekretaris Daerah Sugeng Chairuddin, Asisten II Endang Liansyah,  Kadishub Ismansyah, Kadiskominfo Aji Syarif Hidayatullah, Kepala Bappeda Asli Nuryadin, Kadis Pariwisata M Faisal dan pejabat lainnya.
Tampak hadir juga pejabat dari Dishub Kaltim, PU Kaltim, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III-Kaltim, KSOP, LPM, serta undangan terkait lainnya.
Menurut Jaang, konsep DED yang dipaparkan konsultan dari Dishub sudah sangat bagus tinggal beberapa saja yang perlu mendapat perhatian ekstra. “Memang salah satu kekurangan negara kita dibanding untuk wilayah Asia adalah tempat orang pejalan kakinya yang dirasa masih kurang, karena konsep ini harus ada sinergitasnya antara Dermaga Mahakam Ilir, Pasar Pagi serta Citra Niaga yang diprioritaskan utamanya bagi pejalan kaki supaya nyaman," ujarnya.
Selain itu ungkapnya masalah parkir juga menjadi hal utama.
Jaang mengingatkan agar dicek lagi HGB-nya Plaza Samarinda karena tidak boleh diperpanjang lagi. Di sini nantinya akan siap dijadikan kantong parkir yang diharapkan bisa membantu menampung parkiran dari Pasar Pagi, Citra Niaga dan Jl. Panglima Batur. Sehingga sebutnya jalannya menjadi bebas dari parkir yang bertumpuk ditambah lagi aktifitas bongkar muat barang karena itu juga satu masalah dengan arus lalu lintas.
Jaang mengingatkan juga bangunan yang menjorok ke sisi sungai harap dicek lagi aturan hukumnya. "Kita konsultasikan Ke BWS," imbuh Jaang.
Dimintanya untuk mensosialisasikan pembangunan ini tentang konsep ini sehingga para investor  tidak ragu masuk dengan konsep kita yang jelas.
Sektor Pariwisata juga sangat didorong oleh Jaang karena menurutnya saat sekarang sektor pariwisata adalah yang menjanjikan dimana setelah diresmikannya Bandara APT Pranoto oleh Presiden RI Joko Widodo, sektor ini menjadi semakin bergairah karena rencananya segera ada penerbangan langsung dari Samarinda ke beberapa Kota besar di Pulau Jawa dan Makassar.
"Kita harus menyongsong kebaikan ini yang jelas ada dampaknya untuk Kota Samarinda, kalau perlu bekerjasama dengan Asosiasi Travel. Saat ini sektor pariwisata saya pandang sangat menjanjikan dengan adanya penerbangan langsung dari Kota Samarinda," sebutnya.
Oleh sebab itu tentang ikon Sungai Mahakam dengan Dermaga Mahakam Ilir sebagai ikon Kota Samarinda untuk dipromosikan.
"Saya sangat setuju karena kita bisa menjual wisata Sungai Mahakam pada sore hari sampai malam dengan indahnya lampu–lampu jembatan dan lainnya yang penting promosinya dulu,” pintanya.
Maksud tujuan dari pembuatan DED itu sendiri adalah sebagai masukan dalam perencanaan pembangunan fisik dermaga sesuai dengan kriteria teknis. “Pikiran kami hanya satu bagaimana merubah wajah pasar pagi bisa menjadi lebih rapi dan nyaman bagi pengunjung karena selama ini melekat dengan kesemrawutan dan kekumuhannya. Sehingga bisa membuat sinergitas dengan program Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas terkait terutama sektor pariwisata dengan bisa terkoneksi dengan Citra Niaga yang sebentar lagi juga dijadikan salah satu tempat wisata bagi pejalan kaki.
Oleh sebab itu mereka akan membuat kantong parkir sehingga nantinya kawasan citra niaga dan pasar pagi bisa steril.
"Jadi orang yang belanja tinggal di drop saja sehingga diharapkan para konsumen bisa menikmati keindahan sungai Mahakam,” tutur Ismansyah.
Ditambah pula oleh Kadiskominfo  bahwa Citra Niaga dijadikan percontohan memberi ruang bagi pejalan kaki karena Citra Niaga peninggalan sejarah yang tidak boleh dilupakan dimana tahun 1989 bisa memenangkan penghargaan Internasional dibidang arsitektrur oleh The Honour Aga Khan Award For Architecture  (AKAA) dimasa kepemimpinan Walikota Waris Husain.
“Kita tahu semua Citra Niaga pernah mengharumkan nama Kota Samarinda dan Bangsa Indonesia sehingga patut di revitalisasi terutama pada jalan leter S nya itu kita beri ruang bagi pejalan kaki yang saat ini dalam pengerjaan, sehingga kedepannya akan terkoneksi dengan konsep Dermaga Mahakam Ilir, Pasar Pagi untuk pejalan kaki dengan suasana nyaman,” tutup Dayat. (kmf5)

Jaang Komitmen Berantas Korupsi

Berita Sebelumnya

Buka Konfercab GOPTKI, Ingatkan Peran Mendidik Anak

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar