610 Kali

Panitia lelang yang dimaksud ini tergabung dalam satu wadah bernama Unit Pelayanan Pelelangan (ULP). Meski ULP nantinya berada di bawah Bagian Pembangunan, namun panitia berasal dari berbagai SKPD yang berada di lingkungan Pemkot Samarinda.

Saat ini kami masih melakukan persiapan personil hingga teknis-teknis yang lain. Target kami, ULP sudah siap dan bisa melakukan semua proses pelelangan dalam bulan Januari nanti,’’ tegas Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Kota Ananta Fathurazi.

Nantinya jelas dia, tim yang akan bertugas dalam ULP berjumlah 30 personil. Personil-personil ini sendiri akan dibagi pada beberapa bagian kerja, diantaranya pengadaan jasa kontruksi, pengadaan jasa barang, dan pengadaan jasa konsultan. 

Tugas personil dalam ULP tersebut melakukan proses pelelangan untuk pengadaan pada semua SKPD. Mereka hanya bekerja untuk pengadaan yang dilelang. Sedangkan untuk pengadaan barang dan jasa melalui penunjukan langsung, pekerjaan tetap ditangani oleh SKPD.

"Artinya apabila pengadaan diatas Rp 200 juta harus tetap lewat ULP, sedangkan Rp 50 juta cukup penunjukan langsung dimasing-masing SKPD,"sebutnya.

Untuk tahun 2014 dia menambahkan sudah ada berkisar 600 paket yang siap untuk dilelang. Jumlah itu tadi meningkat dari tahun 2013. "Semua paket tersebut harus dilelang lewat ULP terhitung mulai bulan Januari, karena apabila tidak maka lelang dianggap tidak sah,"ungkapnya.

Pihaknya sendiri kini terus masih melakukan seleksi untuk  pegawai Pemkot Samarinda yang memiliki sertifikat panitia lelang dari LKPP (lembaga kebijakan pengadaan/jasa pemerintah). Dari ratusan pegawai yang punya sertifikat, mereka akan dipilih menjadi 30 personil dan akan menempati ruangan di lantai dua gedung Balaikota.

Dekranas Bantu Penenun Sarung Samarinda

Berita Sebelumnya

Pokja II PKK Pusat Beri Apresiasi dan Pujian

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar