112 Kali

SAMARINDA. KOMINFONEWS - Serap aspirasi warga, Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun temui  masyarakat perumahan Sambutan Asri jalan Pelita 4, Jum'at (12/6) malam, guna membahas permasalahan pelayanan air bersih yang tak kunjung mengalir beberapa bulan terakhir untuk 6 Rukun Tetangga (RT).

Berbagai masukan disampaikan masyarakat yang turut hadir malam itu mengenai pelayanan air bersih dari Perumdam (Perusahaan Umum Daerah Air Minum) Tirta Kencana yang dianggap belum bisa maksimal dan masih banyak terkendala di wilayahnya. Harapan warga sendiri hanya menginginkan dalam seminggu pemukiman di kisaran perumahan Sambutan Asri  bisa dialiri pelayanan air bersih sebanyak dua kali.


Menyikapi permintaan warga tadi, Wali Kota Samarinda Dr. H. Andi Harun berkesimpulan untuk memberikan solusi teknis agar masyarakat bisa tetap merasakan pelayanan air bersih. Diantaranya dengan menambah debit air ke booster (pompa pendorong). “Lalu solusi berikutnya memberikan pelayanan air tangki untuk di distribusikan ke warga yang bermukim di tiga segmen yaitu segmen sambutan asri bagian atas dan bahwa juga Handil Kopi.”saran Wali Kota.

Walaupun solusi yang dihasilkan masih belum sempurna, tapi akhirnya antara Wali Kota dan warga bersepakat dengan tawaran yang disampaikan oleh pemerintah. Wali Kota sendiri berharap agar Perumdam Tirta Kencana bisa merealisasikannya solusi tadi dengan maksimal. 

Bahkan tak itu saja, mantan Wakil Ketua DPRD provinsi Kaltim ini juga memberi bonus keringan kepada masyarakat dengan membebaskan pembayaran tagihan air untuk bulan Juni.

Ia mengakui keluhan masyarakat tadi mengenai pelayanan air bersih yang belum maksimal sangat beralasan. Hal ini menurut Andi Harun karena masih adanya kebocoran pipa sambungan milik Perumdam yang mencapai rata-rata 38 persen dari total produksi.


“Oleh sebab itu untuk jangka menengah kita akan anggarkan pengadaan pipa untuk dipakai menyambung mulai dari arah Makroman hingga ke Pelita 5 nantinya, yang mana progres pengerjaannya masih menunggu hasil lelang perusahaan mana yang akan mengerjakan. Setidaknya jika bulan ini atau bulan depan sudah diumumkan, perusahaan tadi bisa menyelesaikan pekerjaan paling lama 6 bulan, tapi kita usahakan 4 bulan bisa maksimal.”urainya.

AH begitu Andi Harun disapa, menambahkan jika keterbatasan pelayanan air bersih tadi sebenarnya tak hanya dialami oleh warga perumahan Sambutan Asri saja, melainkan dikediaman pribadinya jalan Wahid Hasyim juga mengalami hal serupa.

“Di rumah pribadi maupun di toilet ruangan kerja saya di kantor sama, jika distribusi air tidak lancar maka

kita harus bersedia ember, tangki hingga penampungan air dibawah sebagai alternatif cadangan air bersih sebagai pengganti jika air tidak mengalir. Dan ini memang benar apa adanya yang sedang terjadi,”aku Wali Kota menutup,” (FAN/CHA/KMF-SMD)


Lewat Pro Bebaya Bangun Kesolehan Sosial, RT Jangan Monopoli Program

Berita Sebelumnya

Lahan Menyempit, Pemkot Samarinda Optimalkan Lahan Pangan

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar