58 Kali

SAMARINDA. DISKOMINFONEWS – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Samarinda Hj Rinda Wahyuni Andi Harun memimpin Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) III TP-PKK Kota Samarinda di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Sabtu (12/6/2021) pagi. Dalam rangka mendukung Program Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda Tahun 2021, Pokja TP-PKK tidak hanya mengandalkan kader dan kerja keras.Tetapi kontribusi dan dukungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Sebagai mitra kerja Pemkot Samarinda, TP-PKK secara proaktif mensinergikan program kerja TP-PKK dengan OPD terkait.

“Selama ini PKK dianggap sebagai suatu organisasi perempuan  Sebenarnya bukan. PKK ialah gerakan. Gerakan memberdayakan kaum perempuan untuk, oleh, dan dari masyarakat yang bermitra dengan pemerintah. Begitu juga dengan OPD-OPD yang ada. Maka dari itu, saya pribadi bersama TP-PKK Kota Samarinda memohon dukungannya untuk kami PKK Kota bisa bergerak,” ucap Rinda Wahyuni mengawali sambutannya.

Dengan adanya kerja sama ini, ia berharap program pokok TP-PKK Samarinda dapat terlaksana dengan baik. TP-PKK dikatakannya akan melaksanakan program unggulan di tahun 2021 yang diterapkan pada empat Pokja PKK.


“Mari kita dukung program kerja Wali Kota dan Wakilnya menjadikan Samarinda sebagai pusat kota peradaban  Kalau bukan kita siapa lagi, Samarinda adalah rumah kita bersama, kebanggaan bagi kita apabila Kota Samarinda ini dikenal dengan kearifannya, kebersihannya, kenyamannya dan kemajuannya. PKK bukan hanya sekadar gerakan yang identik dengan lomba. Saat ini PKK banyak yang sudah turun dan dirasakan masyarakat,” tutupnya.

Sementara Ketua Pokja III TP-PKK Samarinda, Mariana mengatakan program prioritas Pokja III tersebut meliputi program pangan, program sandang, serta program perumahan dan tata laksana rumah tangga dengan misi meningkatkan ketahanan keluarga melalui pemenuhan pangan, sandang, dan perumahan sehat serta layak huni.

“Tingginya angka stunting, kurangnya pemahaman cara menghitung kalori pada kegiatan lomba cipta menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA), belum optimalnya HATINYA PKK, serta kurangnya pemahaman kriteria rumah layak huni masuk dalam permasalahan yang dihadapi Pokja III TP-PKK Kota Samarinda,” ungkap Mariana.

Selain rapat koordinasi, acara juga dikemas dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan penandatangan kerja sama dengan OPD terkait. (FER/HER/KMF-SMD)


Rusmadi : Kemajuan Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Minat Belajar dan Prestasi

Berita Sebelumnya

Lewat Pro Bebaya Bangun Kesolehan Sosial, RT Jangan Monopoli Program

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar