164 Kali

SAMARINDA. Berlokasi di perkebukan sawit dan karet Bantuas, Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Pertanian melaksanakan Pengukuhan Pengurus Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) Jaya Barokah dan KelompokTani Peduli Api (KTPA) Taruna Muda, serta melakukan penandatanganan nota kesepahaman antara UPPB Jaya Barokah dengan PT Multi Kusuma Cemerlang, Kamis (28/11).

 

"Komoditas karet memiliki manfaat dan kegunaan hampir di setiap aspek kehidupan manusia. Meskipun produk yang berbahan dasar karet terlihat sederhana, namun karet sangatlah berperan penting dalam membantu kegiatan aktifitas masyarakat sehari-hari," ujar Barkati saat memberikan sambutan.

 

Menurutnya, kebun karet sudah ada sejak zaman dahulu karena kurangnya daya jual mengakibatkan banyak petani yang berhenti menyadap karet.

 

UPPB sendiri tambah Barkati, memiliki peranan cukup penting dalam memperbaiki olahan karet yang buruk agar kualitasnya menjadi bagus. Selain itu, perbaikan kualitas juga membuat para petani mendapatkan harga tinggi saat melakukan penjualan.

 

"Dengan adanya kerjasama UPPB dan KTPA Taruna Muda dengan PT Multi Kusuma Cemerlang ini, mudah-mudahan dapat mensejahterakan petani karet dari harga Rp 8.000 menjadi Rp 17.000 per kilo. Artinya, ada peningkatan pendapatan dan terpenting harus menjaga kualitas," ungkapnya.

 

Wakil Walikota Samarinda ini juga berpesan kepada anak-anak petani agar tak pernah malu dan percaya diri orang tuanya seorang petani. Karena justru dari petani bangsa ini banyak melahirkan orang-orang hebat.

 

"Anak-anakku, jangan pernah minder karena orang tuanya seorang petani, Walikota, Gubernur, bahkan sampai Presiden terlahir dari anak petani. Petani ini pekerjaan yang mulia dan berkah," ucap Barkati mengakhiri. (kmf13)

 

Penulis: Ferdi --Editor: Doni

Target Suplai Makin Lancar, PT Pertamina Bangun Terminal Terpadu Di Palaran

Berita Sebelumnya

Ratusan Istri Driver Gojek Dibekali Wirausaha, Pemkot Berikan Mesin Jahit

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar