313 Kali

JAKARTA. Pemerintah Kota Samarinda melalui 2 OPD-nya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meraih penghargaan Role Model Penyelenggaraan Pelayanan Publik kategori Pelayanan Publik “Sangat Baik” (A-) Tahun 2019.

Penghargaan ini langsung diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo kepada Walikota Samarinda yang diwakilkan kepada Kepala Discapilduk Samarinda Abdullah dan Kepala DPMPTSP Samarinda Jusmaramdhana Alus pada acara Penyampaian Hasil Evaluasi dan Penghargaan Pelayanan Publik Wilayah II Tahun 2019 di Jakarta, Jumat (22/11).

“Alhamdulillah, kembali kita mendapat apresiasi penghargaan kategori Pelayanan Publik Sangat Baik. Ini adalah yang ketiga kalinya, dimana tahun 2017 kita mendapat Kategori Baik (B), kemudian Sangat Baik tahun 2018 atau A dan tahun ini 2019 juga A. Target kita tahun depan 2020 Kategori Sempurna,” ungkap Abdullah seusai menerima penghargaan.

Intinya lanjut Abdullah, bagaimana pelayanan yang transparan, gratis, baik, cepat, efektif dan efisien diterjemahkan dengan beberapa inovasi layanan unggulan mereka seperti Laskar (Layanan Sehari Kelar) Two in One, Three in One dan Four in One.

“Simpelnya Laskar terintegrasi dengan memberikan layanan satu kali pengurusan dengan 2, 3 bahkan 4 dokumen kependudukan bisa selesai, yaitu NIK, Akte, Kartu Keluarga (KK) dan e-KTP. Khusus e-KTP jika lancar atau blanko tersedia,” ungkap Abdullah.

Bahkan sebutnya ketika mengurus Akte kematian langsung sekaligus diterbitkan KK, sehingga tidak menyulitkan warga untuk mengurus kembali lagi.

“Bukan hanya sehari kelar. Ada juga layanan sepuluh menit kelar atau Lasminit untuk layanan legalisir dokumen kependudukan. Karena kita ada sistem antrian online daftar lewat HP atau android dan sistem digital, masyarakat bisa berhadapan langsung dengan front office cek data langsung cetak. Ini program didukung Dinas Kominfo Samarinda,” imbuh Abdullah.

Untuk meraih target Kategori Sempurna pada tahun 2020 katanya, bagaimana melakukan peningkatan pelayanan lagi dengan mendekatkan pelayanan dan percepatan pelayanan.

“Bagaimana masyarakat bahagia. Karenanya tahun depan kita persiapkan pelayanan KK langsung di kecamatan dengan tanda tangan digital sesuai Perwali No 42 tahun 2019, sehingga tak perlu ke Disdukcapil. Saat ini sedang renovasi ruang pelayanan berbentuk kafe, sehingga masyarakat santai, enak dan tidak kaku,” pungkasnya.

Begitu pula Jusmaramdhana Alus mengapresiasi penghargaan yang ketiga kalinya ini, sejak 2017, 2018, 2019 dengan kategori semuanya Sangat Baik.

“Penghargaan ini didapat atas hasil kerja keras para senior sebagai pejabat kepala dinas terdahulu juga keseriusan seluruh pejabat eselon dan staf yang terus menerus melakukan perubahan untuk memberikan pencapaian pelayanan terbaik, meski penghargaan bukan tujuan. Bersama kita bisa,” ungkap Jusmaramdhana.

Adapun inovasi layanan di DPMPTSP seperti Syaharie Jaang (Sehari Jadi Langsung Bawa Pulang), SMS (Sunday Morning Service) jemput bola pelayanan di hari Minggu di pusat keramaian, dan HANCAPI (Handal Cakap dan Inovatif).

Sementara MenPAN RB menekankan, prinsipnya Pemerintah harus optimal berani membuat inovasi sekecil apapun tujuannya untuk melayani masyarakat.

“Jadi kuncinya adalah kepemimpinan kepala daerah atau pimpinan yang berani membuat terobosan,” tegas Tjahjo. (kmf2)

Penulis/Editor: Doni

Launching Tahapan Pilkada, Wawali Ajak Warga Jadi Pemilih Cerdas

Berita Sebelumnya

Datangi Rumah Korban Meninggal Terperosok Di Parit, Wawali Teteskan Air Mata

Berita Selanjutnya

Yang Lain di Berita PPID

Tinggalkan Komentar