134 Kali

SAMARINDA. Setelah meninjau kesiapan Sarana Prasarana dan Logistik Pada Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019 di Kota Samarinda, Walikota Samarinda Syaharie Jaang didampingi Kadiskominfo Aji Syarif Hidayatullah, Dandim 0901 Samarinda Letkol Inf. M. Bahrodin, Kapolresta Samarinda Kombespol Vendra Riviyanto dan Kepala Satpol PP Kota Samarinda M. Darham mengunjungi Command Center yang berada di Diskominfo Kota Samarinda. 

Command Center Diskominfo Kota Samarinda yang sudah mencapai 85 persen pembangunannya sendiri dipersiapkan sebagai Kota Samarinda menuju smart city dengan berbasis aplikasi yang terintegrasi dan dapat menghubungkan dengan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dijelaskan Dayat-- demikian Aji Syarif Hidayatullah disapa, bahwa Command Center sebagai ruangan yang bisa berintegritas dengan OPD di Kota Samarinda. 

“Harapan kita dari Kota Samarinda yang menuju kota pintar smart city bisa terintegritas dari semua OPD tujuannya supaya memudahkan untuk mengakses informasi,” terang Dayat.

Dibenarkan pula Walikota Samarinda Syaharie Jaang bahwa orang berurusan saat ini tidak perlu datang langsung dan antri membawa berkas seperti dulu. “Setelah saya melihat langsung contoh aplikasi yang dipaparkan benar – benar sangat memudahkan bagi masyarakat. Sekarang yang mau berurusan di Kelurahan atau Kecamatan cukup lewat aplikasi yang sudah diprogramkan tidak perlu berbondong – bondong lagi dan antri macet di jalan yang perlu waktu tentunya. Dan nanti yang sifatnya surat – surat pengantar tanda tangannya juga bisa lewat elektronik yang bisa dikirim lewat kantor masing – masing atau dari rumah bila ada aplikasinya. Sehingga di kantor Lurah atau Camat tidak banyak atau antri lagi orang berurusan,” tambah Jaang. 

Tetapi yang urusannya bersifat perlu tanda tangan basah seperti surat tanah dan sebagainya tidak masalah datang di Kelurahan. 

Selain itu dengan adanya Comand Center di Diskominfo menurut Jaang sekarang rapat – rapat bisa diselenggarakan disini mengingat akses datanya juga lengkap tidak perlu di rujab lagi. 

“Nanti kalau gedung ini telah selesai semua pelaksanaan pembangunannya sekitar dua bulan lagi, rapat – rapat bisa diselenggarakan disini mengingat akses datanya juga lengkap sangat mempermudah," pintanya.

Sedangkan untuk staf – staf diharapkan segera terintegrasi dengan Kota Samarinda yang menuju Smart City.

"Untuk staf atau pejabat yang gaptek, tugasnya Diskominfo untuk terus mensosialisasikan seperti pelatihan. Karena kita kan Ibukota Provinsi jadi semua masih bisa dipelajari kecuali kalau kita berada di pedalaman,” tutupnya. (Kmf5)

Penulis: Afdani

Jaang: Satlinmas PAM TPS Jangan Terlibat Politik Uang

Berita Sebelumnya

Jaang Bersama Unsur FKPD Tinjau Kesiapan Pemilu

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar