677 Kali

SAMARINDA - Kegundahan yang dialami tenaga pengajar yang tergabung dalam Forum Solidaritas Pegawai Tidak Tetap Harian (Fesdikari) yang belum lulus Tes CPNS jalur K2 diharapkan sedikit mereda.

Hal ini setelah setelah diadakannya pertemuan yang diadakan Walikota Samarinda, H Syaharie Jaang didampingi Kepala BKD Kota Samarinda, Aji Syarif Hidayatullah, dan pejabat pemkot lainnya dengan Ketua Fesdikari, Wahyudin, di rumah Jabatan Walikota Samarinda, Jumat (14/2) lalu.

Dalam pertemuan tersebut yang sebelumnya sempat diwarnai aksi demonstrasi peserta Tes CPNS Formasi K2 yang belum lulus tersebut, Walikota mengatakan pemerintah kota Samarinda melalui Badan Kepegawaian daerah akan mengirimkan surat usulan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait masa depan peserta tes K2 yang belum lulus berjumlah 578 orang dari 1136 yang lolos verifikasi.

“Pemerintah kota Samarinda melalui koordinasi dengan BKD akan melakukan identifikasi siapa mengenai peserta K2 yang belum lolos seleksi. Nantinya nama-nama yang ada tersebut akan diusulkan kepada Kementerian PAN –RB agar dapat diterima sebagai CPNS pada bulan Juli 2014 mendatang diluar jalur CPNS Umum,” paparnya.

Terkait dengan adanya desakan agar PemkotSamarinda menolak hasil seleksi CPNS Formasi K2, walikota menegaskan bahwa dirinya tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut karena kelulusan peserta merupakan kewenangan pemerintah pusat, dan bukan kewenangan pemerintah kota Samarinda.

“Kita patut bersyukur karena peserta tes yang lulus lebih dari 30 persen dari total jumlah peserta K2. Adanya peserta yang belum lulus tentu menjadi perhatian pemerintah kota Samarinda. Oleh karena itu, peserta yang belum lulus harap bersabar, karena pemkot Samarinda tentu akan melakukan upaya-upaya untuk mengakomodir keinginan menjadi CPNS kota Samarinda,” pungkasnya (HMS4)

Pengurus REI Kaltim Curhat ke Pjs Walikota

Berita Sebelumnya

Terus Tunjukan Tren Positif

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar