385 Kali

SAMARINDA. Ini menjadi kabar gembira bagi warga yang bermukim di sekitar wilayah Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu dan sekitarnya. Pasalnya dalam waktu dekat, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang selama ini sering dikeluhkan warga setempat itu sudah sampai ke telinga Wali Kota Samarinda, Dr H Andi Harun.

Orang nomor satu di Samarinda yang baru bekerja efektif seminggu lebih setelah dilantik itu memastikan persoalan TPA Bukit Pinang juga akan menjadi bagian yang akan menjadi perhatian serius baginya.

"Kita upayakan agar paling lambat tahun depan TPA Bukit Pinang itu sudah bisa dipindahkan. Karena di situ sudah terlalu dekat dengan pemukiman warga. Belum lagi ada sekolah di dekat situ, sehingga kasihan kalau anak-anak kita harus mencium bau sampah yang menyengat. Ada beberapa alternatif lokasi. Salah satunya di Palaran," kata Wali Kota saat Talkshow bertajuk 'Wali Kota Menyapa' bersama Radio Suara Mahakam, Selasa (9/3/2021) pagi.

Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim ini mengaku sudah berkoordinasi pula dengan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah terkait TPA ini.

Jika memungkinkan, sebutnya kedua daerah yang berbatasan langsung ini akan bekerja sama untuk pembangunan TPA bersama. Yang jelas, katanya Pemkot Samarinda memastikan jika TPA Bukit Pinang saat ini tidak bisa lagi bertahan untuk jangka waktu yang lebih lama.

"Bayangkan saja, produksi sampah kita dalam sehari itu sebanyak 400 sampai 600 ton. Itu bukan angka yng sedikit. Makanya yang kita lakukan sekarang adalah mengedukasi masyarakat untuk mengurangi produksi sampah dengan menjadikannya bernilai ekonomi, biar sampah yang diangkut ke TPA juga bisa berkurang," terangnya.

Kemudian yang juga tak kalah penting adalah menghilangkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di semua ruas jalan protokol. Warga diminta untuk membuang sampah ke TPS terdekat lainnya.

Dengan begitu, diharapkan bisa mengurangi kesan kumuh di sejumlah sudut kota, terutama di sepanjang jalur utama dalam kota. (her/kmf-smd)

Pemkot dan Pertamina Bersinergi Sukseskan Program Langit Biru

Berita Sebelumnya

Vaksinasi Bagi Pemuka Agama, Jadi Contoh Positif Umat

Berita Selanjutnya

Tinggalkan Komentar